Agus Karmawan Laporkan Muswil Partai Berkarya NTB ke Polda

Ketua DPW Partai Berkarya NTB kubu Muchdi Pr, Agus Karmawan didampingi Sekretaris DPW usai melaporkan Muswil abal-abal ke Polda NTB. (Suara NTB/ndi)

Mataram (Suara NTB) – Ketua DPW Partai Berkarya NTB kubu Muchdi Pr, Agus Karmawan mengambil langkah hukum atas terselenggaranya Musyawarah Wilayah (Muswil) Partai Berkarya NTB yang dilakukan oleh kubu Syamsu Jalal, dengan mengangkat ketua DPW Berkarya NTB yang baru, Abdul Syarif.

Agus Karmawan melaporkan Abdul Syarif cs ke Polda NTB dengan tuduhan telah melakukan perbuatan melawan hukum yakni telah melaksanakan Muswil abal-abal dengan mengatasnamakan pengurus Partai Berkarya NTB.

Iklan

“Kami selaku pimpinan wilayah Partai Berkarya NTB yang disahkan oleh Kemenkumham, mengambil tindakan hukum terhadap berbagai upaya yang dilakukan oleh orang yang tidak bertanggung jawab yang sudah membuat Muswil Abal-abal,” ujar Agus Karmawan yang dikonfirmasi, Senin, 23 Agustus 2021.

Agus menuding Muswil yang dilakukan oleh Abdul Syarif tersebut abal-abal, lantaran dinilai tak memiliki landasan hukum. Karena mereka telah dipecat dari keanggotaan Partai Berkarya, sehingga tidak memiliki kewenangan untuk melakukan kegiatan politik yang mengatasnamakan Partai Berkarya.

“Syamsul Jalal dan Syarif ini memecat Ketua Umum dan memecat Ketua DPW NTB tidak mendasar, bagaimana orang yang tidak sah mau memecat orang yang sah. Sementara dia bukan lagi anggota Partai Berkarya, mereka sudah diberhentikan melalui Rapimnas sebagai anggota partai,” ujarnya.

“Lalu apa yang jadi landasan hukum mereka melakukan hal itu. Pengesahan dari negara ada tidak mereka punya. Jangan hanya retorika, tunjukkan SK negara. Karena itu Muswil abal-abal yang dimotori oleh Syarif itu kami anggap sebagai pelanggaran hukum,” sambungnya.

Karena mereka bukan lagi anggota Partai Berkarya, yang kemudian membuat kegiatan Muswil dengan mengatasnamakan Partai Berkarya. Dianggap Agus Karmawan sebelum tindakan pidana yang telah mencatut nama Partai Berkarya tanpa hak.

“Makanya pengaduan kami ke Polda terkait tindakan mereka yang mengatasnamakan diri sebagai pengurus wilayah. Mereka telah membuat surat keputusan, dan itu perbuatan pemalsuan dokumen, isinya palsu, yang membuat tidak berhak. Makanya itu pengurus Berkarya NTB abal-abal,” tegasnya.

Ditempat terpisah, Ketua bidang pemuda dan olahraga DPP Partai Berkarya kubu Syamsu Jalal, Muhammad Taufikurahman yang diutus untuk memimpin jalannya Muswil Berkarya NTB pada Minggu, 22 Agustus 2021, tak mempersoalkan jika Agus Karmawan menempuh jalur hukum terkait pergantiannya lewat Muswil.

 “Ya kita sudah dengar bahwa Agus akan melaporkan pidana. Bagi kami, jika memang mereka merasa tidak sesuai, tidak terima dengan keputusan partai, ya silahkan lakukan upaya hukum, kita siap. Nanti akan kita uji dia, siapa yang akhirnya benar dan sah,” pungkasnya. (ndi)

AdvertisementJasa Pembuatan Website Profesional