Ada Warga Protes Awiq- awiq Pemberantasan Narkoba

Muhammad Erwan. (Suara NTB/ist)

Mataram (Suara NTB) – Masyarakat di Lingkungan Pandan Salas, Kelurahan Sayang-sayang membentuk awiq-awiq pemberantasan peredaran narkoba. Aturan di tingkat lingkungan diprotes. Protes itu karena pemakai dan pengedar akan dikeluarkan dari lingkungan setempat.

Protes yang dilakukan oleh beberapa oknum warga, kata Camat Cakranegara, Muhammad Erwan dikonfirmasi, Jumat, 6 Maret 2020 dicurigai sebagai pemakai dan pengedar narkoba di daerah tersebut. Sebagian besar masyarakat baik itu tokoh masyarakat, tokoh pemuda serta tokoh agama mendukung awiq- awiq dibuat oleh lingkungan.

Iklan

Aturan itu dinilai sebagai cara aparatur di lingkungan serta masyarakat melindungi generasi muda dari ancaman barang haram tersebut. “Iya, memang ada yang protes dari dampak diterbitkan awiq-awiq itu. Tapi yang protes ini kita curigai diduga sebagai pelaku,” kata Muhammad Erwan.

Secara detail, ia belum menerima salinan isi awiq-awiq tersebut. Tetapi gambaran umumnya adalah, pengedar maupun pemakai narkoba diberikan sanksi sosial. Di antaranya, dikeluarkan dari kampung serta dikurangi haknya mendapatkan pelayanan dari pemerintah.

Menurut mantan Lurah Gomong ini, inovasi dari kepala lingkungan serta masyarakat setempat diapresiasi. Seperti diketahui, narkoba telah merusak generasi bangsa. Peredarannya tidak mengenal usia. Dikhawatirkan oleh masyarakat setempat, jika tidak berantas semakin merusak generasi ke depannya.

“Pandan Salas ini termasuk zona merah peredaran narkoba setelah Karang Bagu dan Abian Tubuh,” sebutnya. Protes oknum tersebut dengan menantang masyarakat yang membuat awiq-awiq menggunakan senjata tajam. Dan, membuat status di media sosial dengan kata-kata kotor.

Masyarakat setempat tersinggung lalu mencari oknum warga yang mengancam menggunakan saja. Bahkan, aparat kepolisian dibantu TNI menangkap dan diamankan ke Polsek Cakranegara.

“Sudah diamankan satu. Tinggal satu orang masih dicari polisi,” ucapnya. Erwan menegaskan, masyarakat tidak perlu takut dalam hal pemberantasan narkoba. Narkoba menjadi musuh bersama jika dibiarkan akan merusak masa depan generasi bangsa. (cem)