Acuan Pengajuan Formasi CPNS, Tujuh OPD Lelet Susun Anjab dan ABK

Ahmad Syuyuthy (Suara NTB/nas)

Mataram (Suara NTB) – Biro Organisasi Setda NTB menyebutkan tujuh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lelet dalam menyerahkan Analisis Jabatan dan Analisis Beban Kerja (Anjab dan ABK). Padahal, Anjab dan ABK menjadi acuan Pemprov dalam mengajukan usulan formasi CPNS dan penataan kelembagaan perangkat daerah.

Kabag Analisis Formasi Jabatan dan Sumber Daya Aparatur Biro Organisasi Setda NTB, Ahmad Syuyuthy menyebutkan, tujuh OPD yang belum menyerahkan hasil Anjab dan ABK. Yaitu, Dinas Dikbud, Dinas PUPR, DP3AP2KB, Dinas Kelautan dan Perikanan, Dinas Pariwisata, RS. HL. Manambai dan Badan Penghubung NTB.

Iklan

‘’(Tujuh OPD) bisa juga dikatakan sedikit abai. Mungkin kurang dipressure oleh pimpinannya. Terhadap tujuh OPD ini, kami melakukan pendampingan intensif penyusunan Anjab dan ABK bersama-sama dengan BPSDM. Kami mendatangi tujuh OPD tersebut,’’ kata Syuyuthy dikonfirmasi Senin, 31 Agustus 2020.

Ia mengatakan, kendala yang dihadapi tujuh OPD tersebut karena ada yang tidak memiliki analis jabatan. Selain itu, penyusunan Anjab dan ABK sedikit gampang-gampang susah.

‘’Kalau tidak didalami atau tidak dibuat maka tidak jadi. Maka kami berharap seluruh Kepala OPD, mem-pressure, ini sama-sama penting dalam penataan aspek kelembagaan, organisasi. Semua bergantung Anjab dan ABK ini,’’ katanya.

Khusus untuk Dinas Dikbud, diminta agar segera menyelesaikan Anjab dan ABK. Pasalnya, Dinas Dikbud merupakan OPD yang kekurangan PNS khususnya tenaga pendidik. Bagi OPD yang belum menyerahkan hasil Anjab dan ABK. Mereka diberikan waktu melakukan pendataan selama lima hari. Setelah itu, untuk analisis data diberikan waktu tiga hari.

‘’Setelah itu konfirmasi, ada waktu penyusunan laporan. Kemudian seminar hasil penyusunan Anjab dan ABK. Dari hasil seminar akan kelihatan dia, masing-masing jabatan,’’ jelasnya.

Dalam pengajuan formasi CPNS, ke depannya Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemen PANRB) tak serta merta akan menerima usulan Pemda tanpa adanya Anjab dan ABK. Sehingga semua OPD diminta memperhatikan soal Anjab dan ABK. Karena sama pentingnya dengan program-program lainnya.

Untuk usulan formasi CPNS 2021, Pemprov NTB telah mengajukan 437 formasi. Biro Organisasi dan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) melakukan input data ke aplikasi e-formasi milik Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemen PANRB).

Syuyuthy menyebutkan, 437 formasi yang diajukan paling banyak tenaga kesehatan 331 orang dan tenaga pendidik 106 orang. Sedangkan untuk tenaga teknis, tidak ada formasi yang diajukan. Karena memang untuk formasi tenaga teknis atau jabatan pelaksana tidak ada dibuka.

Formasi yang diusulkan didominasi tenaga kesehatan. Karena memang, Pemprov masih sangat kekurangan tenaga kesehatan di seluruh rumah sakit. Seperti RSUD NTB, RS H. L. Manambai Abdul Kadir Sumbawa, RSJ Mutiara Sukma dan RS Mata NTB. (nas)

Advertisement ucapan idul fitri ucapan idul fitri ucapan idul fitri Jasa Pembuatan Website Profesional