925 Peserta Daftar Ulang SKB, 122 Pelamar CPNS Pemprov Pilih Ujian di Luar NTB

Ilustrasi seleksi CPNS. (Suara NTB/dok)

Mataram (Suara NTB) – Badan Kepagawaian Daerah (BKD) NTB mencatat sebanyak 925 peserta melakukan pendaftaran ulang Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) CPNS 2019 hingga Jumat, 7 Agustus 2020 Pukul 11.00 Wita. Sebanyak 17 peserta SKB yang belum melakukan pendaftaran ulang.

Dari 925 peserta SKB yang sudah daftar ulang, sebanyak 803 orang memilih lokasi ujian di Kantor BKD NTB di Kota Mataram. Artinya, sekitar 122 orang memilih lokasi ujian SKB di luar NTB.

Iklan

‘’Dari 942 peserta SKB, masih ada 17 orang yang belum daftar ulang. Yang belum daftar sebagian dari sini (NTB). Baru dihubungi, ada satu calon pelamar yang meninggal dunia,’’ ujar Admin SSCN CPNS Pemprov NTB, Danang dikonfirmasi Suara NTB, Jumat, 7 Agustus 2020 siang.

Danang menyebutkan, dari 925 peserta SKB CPNS Pemprov NTB yang sudah melakukan daftar ulang. Sebanyak 803 orang yang memilih lokasi ujian di NTB. Sedangkan sisanya, peserta memilih lokasi ujian SKB di luar daerah.

‘’Yang memilih tes SKB di NTB 803 orang. Sisanya di luar daerah,’’ katanya.

Ia mengatakan, peserta SKB CPNS Pemprov NTB yang memilih lokasi ujian di luar daerah ada yang berada di Pulau Jawa, Kalimantan, Sulawesi dan Papua. Daftar ulang SKB CPNS 2019 ditutup pada Jumat, 7 Agustus 2020 Pukul 24.00 Wita.

Ditanya mengenai nasib peserta SKB yang tidak melakukan daftar ulang, Danang mengatakan mereka tidak akan gugur. Tetapi lokasi ujian di Kantor BKD NTB.

‘’Kalau tidak mendaftar ulang sampai hari ini (kemarin, red)  otomatis lokasi tesnya di sini. Misalnya, ada peserta SKB dari Medan, tapi dia tak memilih lokasi. Maka lokasi ujiannya di Mataram. Di lokasi dia melamar,’’ terangnya.

Setelah daftar ulang ditutup, selanjutnya pada 8 Agustus, peserta sudah mulai mencetak kartu ujian. Pencetakan kartu ujian dapat dilakukan secara online. ‘’Kalau ada yang bingung, bisa ke BKD, kita layani juga untuk cetak kartu ujian,’’ tandasnya.

Badan Kepegawaian Negara (BKN) menetapkan pelaksanaan Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) CPNS 2019 mulai digelar 1 September – 12 Oktober mendatang. Hal tersebut sesuai dengan surat Kepala BKN, Bima Haria Wibisana No. K 26-30/V 116-4/99  yang ditujukan kepada Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) Kementerian/Lembaga dan Instansi Daerah tanggal 27 Juli 2020.

Sesuai surat tersebut, ada 11 tahapan dalam  seleksi penerimaan CPNS Formasi 2019. Pertama, verifikasi data hasil Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) mulai 27 – 30 Juli 2020. Kedua, pengumuman dan pendaftaran ulang Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) mulai 1 – 7 Agustus 2020.

Ketiga, pencetakan kartu ujian SKB pada 8 Agustus 2020. Keempat, penjadwalan SKB mulai 10 – 14 Agustus 2020. Kelima, pengumuman jadwal pelaksanaan SKB pada 18 Agustus 2020. Keenam, pelaksanaan SKB mulai 1 September – 12 Oktober 2020. Ketujuh, pengolahan hasil SKD dan SKB, 8 – 18 Oktober 2020.

Kedelapan, rekon integrasi hasil SKD dan SKB, 19 – 23 Oktober 2020. Kesembilan, penyampaian hasil seleksi pada 26 – 28 Oktober 2020. Kesepuluh, pengumuman hasil seleksi pada 30 Oktober. Dan terakhir, usulan penetapan NIP mulai 1 – 30 November 2020.

Jumlah pelamar atau peserta SKB CPNS 2019 di NTB sebanyak  6.765 orang. Peserta SKB terbanyak berada di Lombok Tengah (Loteng) dan Lombok Timur (Lotim), jumlahnya di atas 1.000 orang.

Untuk Loteng, jumlah pelamar yang ikut SKB sebanyak 1.145 orang dan Lotim sebanyak 1.192 orang. Untuk Pemprov NTB sendiri, jumlah pelamar yang ikut SKB sebanyak 942 orang. Kemudian Kota Mataram 619 orang, Sumbawa 613 orang. Selanjutnya, Dompu 498 orang, Lombok Utara 479 orang,  Bima 438 orang, Lombok Barat 407 orang dan Kota Bima 183 orang.

Dalam rekrutmen CPNS 2019, Pemda di NTB mendapatkan 3.204 formasi dari Kemen PANRB. Dengan rincian, Pemprov NTB 414 formasi, Kota Mataram 275 formasi, Lombok Barat 205 formasi, Loteng 479 formasi, Lotim 482 formasi. Selanjutnya, Lombok Utara 237 formasi, Sumbawa Barat 105 formasi, Sumbawa 342 formasi, Dompu 249 formasi, Bima 241 formasi dan Kota Bima 175 formasi.

Pelaksanaan SKB akan memperhatikan dan mematuhi peraturan/pedoman terkait kriteria dan persyaratan perjalanan yang telah ditetapkan. Peserta dengan suhu tubuh badan di atas 37,3 derajat celcius tetap diperbolehkan ikut SKB yang ditangani oleh petugas khusus dan ruang seleksi khusus. (nas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here