90 Persen Guru Madrasah di Mataram Sudah Divaksinasi

H. Muhammad Amin. (Suara NTB/bay)

Mataram (Suara NTB) – Vaksinasi coronavirus disease (Covid-19) bagi guru di Kota Mataram terus berjalan, termasuk untuk jenjang madrasah. Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Mataram, H. Muhammad Amin menyebut capaian program vaksinasi tersebut telah mencapai 90 persen.

“Jadi kalau di Kota Mataram khusus untuk guru madrasah sudah hampir mencapai akhir. Karena kita sudah maksimalkan menjelang libur lebaran kemarin,” ujarnya saat memberikan keterangan, Senin, 24 Mei 2021.

Iklan

Diterangkan, sebelumnya pihaknya mendorong seluruh guru madrasah di tingkatan raudatul athfal (RA) agar melakukan percepatan vaksinasi bagi tenaga pengajar. “Kita minta semua (guru) segera menghubungi Puskesmas terdekat dari sekolah masing-masing supaya bisa divaksin, dan sekarang sudah selesai,” jelasnya.

Progres serupa juga mencakup vaksinasi di tingkat madrasah ibtidaiyah (MI) dan madrasah tsanawiyah (MTs) di Kota Mataram. “Sampai hari ini kita cek di semua KKM (Kelompok Kerja Madrasah), dan hasil laporan hari Jumat, 21 Mei 2021 semua MTs dan MI ini sudah selesai (vaksinasi guru). Seperti MTs 1, MTs 2 dan MTs 3 itu sudah selesai semua,” ungkap Amin.

Dengan demikian sisa 10 persen guru yang belum menjalani vaksinasi Covid-19 disebutnya berasal dari guru-guru madrasah Aliyah (MA) yang belum mendapatkan giliran. Berdasarkan catatan pihaknya, masih ada 1.600 orang guru MA yang saat ini menunggu jadwal vaksinasi.

“Ini kita dorong bisa selesai dalam waktu dekat. Paling tidak sebelum tanggal 27 Mei atau menjelang ujian akhir anak-anak. Karena setelah itu libur,” jelasnya. Diterangkan, vaksinasi Covid-19 tersebut secara umum menyasar semua guru madrasah yang ada. Baik di madrasah negeri maupun swasta.

Jika vaksinasi Covid-19 bagi guru madrasah berjalan 100 persen, pihaknya optimis pembelajaran tatap muka (PTM) dapat dilaksanakan pada tahun ajaran baru. Dengan vaksinasi bagi semua guru, staf sekolah, hingga pimpinan pondok pesantren sebagai jaminan bagi orang tua dan siswa.

“Begitu selesai dan mulai tahun ajaran baru untuk PTM kita harapkan guru-guru kita bisa melaksanakan tugas dengan baik. Kita juga sudah memberikan isyarat semua guru yang tidak mengikuti vaksinasi tidak boleh mengajar di kelas, karena guru-guru yang lain sudah semua,” tandas Amin. (bay)

Advertisement