800 Pegawai Setda NTB Divaksin, Sekjen Kemenkes akan Turun Pantau Percepatan Vaksinasi Covid-19 di NTB

Ahmad Masyhuri (Suara NTB/nas)

Mataram (Suara NTB) – Sekitar 800 pegawai, baik ASN dan tenaga kontrak di lingkup Sekretriat Daerah (Setda) NTB akan divaksinasi Covid-19 secara massal, mulai Senin – Rabu, 9 – 11 Maret 2021. Rencananya, Sekjen Kementerian Kesehatan (Kemenkes) akan turun memantau percepatan pelaksanaan vaksinasi di NTB, pada Rabu mendatang.

“Kalau ASN lingkup Sekretariat Daerah sekitar 551 orang. Kemudian ditambah pegawai kontrak, semua yang bekerja di lingup Kantor Gubernuran divaksin termasuk Pol PP. Jumlahnya sekitar 800 orang lebih,” sebut Kepala Biro Kesra Setda NTB, H. Ahmad Masyhuri, S.H., dikonfirmasi Suara NTB, Minggu, 8 Maret 2021.

Iklan

Masyhuri menjelaskan percepatan vaksinasi Covid-19 merupakan program nasional sesuai instruksi Presiden. Sehingga, aparatur sipil negara (ASN) harus menjadi contoh.”Selaku ASN harus menjadi contoh terdepan dalam pelaksanaan vaksinasi,” ujarnya.

Vaksinasi massal sekitar 800 pegawai di kantor gubernur tersebut ditargetkan tuntas selama tiga hari. Setiap hari, ditargetkan pegawai yang divaksinasi sebanyak 250 – 300 orang.

Mereka yang akan divaksinasi mulai dari Asisten Gubernur, Staf Ahli, Kepala OPD lingkup Setda dan ASN/tenaga kontrak. “Kecuali, Gubernur, Wakil Gubernur dan Sekda. Karena sudah divaksin. Besok semuanya dari Asisten, Staf Ahli, Kepala Biro dan staf tanpa terkecuali,” kata Masyhuri.

Ia menambahkan, vaksinasi bagi ASN dan tenaga kontrak tersebut bukan saja mereka yang bertugas di Kantor Gubernur. Tetapi juga ASN Pemprov NTB yang berada di Organisasi Perangkat Daerah (OPD). “Untuk OPD lain, ada lokasi vaksinasinya ke RS Bhayangkara, RSAD,” jelasnya.

Masyhuri mengatakan percepatan vaksinasi di NTB juga akan dipantau secara langsung Sekjen Kemenkes. Rencananya, Sekjen Kemenkes akan memantau sejumlah titik yang menjadi lokasi pelaksanaan vaksinasi di NTB.

“Hari Rabu, ada kunjungan dari Sekjen Kemenakes, akan melihat spot-spot vaksinasi,” ungkapnya.

Sebelumnya, Pemprov NTB telah melakukan praskrining bagi ASN yang akan divaksinasi Covid-19 selama seminggu. Proses praskrining dilakukan sejak Senin pekan lalu.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan (Dikes) NTB, sebanyak 21.679 pelayan publik termasuk di dalamnya ASN yang menjadi sasaran vaksinasi tahap kedua termin pertama di NTB. Dengan rincian, Kota Mataram 2.971 orang,Lombok Tengah 4.097 orang, Lombok Timur 5.075 orang, Dompu 1.007 orang. Kemudian Bima 2.002 orang, Kota Mataram 14.318 orang, Sumbawa 1.993 orang, Kota Bima 2.002 orang, Sumbawa Barat 638 orang dan Lombok Utara 944 orang. (nas)

Advertisementfiling laporan pajak filing laporan pajak Jasa Pembuatan Website Profesional