8.240 Ternak Warga Hanyut Akibat Banjir Bandang di Bima

Zainal Abidin (Suara NTB/dok)

Mataram (Suara NTB) – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) NTB mencatat sebanyak 8.240 ekor ternak warga hanyut terbawa arus air saat banjir bandang yang menerjang Kabupaten Bima akhir pekan lalu. Selain itu, ribuan hektare tambak ikan juga terkena dampak.

Kepala Pelaksana BPBD NTB, Ir. Zainal Abidin, M. Si., merincikan update perkembangan kerusakan fasilitas umum dan fasilitas sosial yang rusak akibat banjir bandang di Bima, hingga Rabu, 7 April 2021.

Iklan

Fasilitas umum dan fasilitas sosial yang rusak antara lain, 49 fasilitas pendidikan, 29 fasilitas kesehatan, 25 fasilitas peribadatan. Kemudian, 4 jembatan putus serta 29 fasilitas umum lainnya. Selain itu, ada 46 unit irigasi, sebanyak 9.563 KK jaringan air bersih, 350 hektar lahan pertanian, 1.158 hektare tambak ikan. “Total ternak 8.240 ekor (hanyut),” kata Zainal.

Sedangkan untuk kerusakan permukiman, BPBD mencatat sebanyak 5.333 unit rumah warga di Bima yang rusak. Dengan rincian, rusak berat 380 unit, rusak sedang 2.176 unit dan rusak ringan 2.777 unit.

Sebelumnya disebutkan, kerugian akibat banjir bandang yang menerjang Kabupaten Bima mencapai Rp680,569 miliar. Untuk kerusakan rumah, kerugian ditaksir Rp143,126 miliar, kerusakan infrastruktur bidang bina marga Rp69,075 miliar, kerusakan irigasi Rp68,750 miliar.

Kemudian, kerusakan fasilitas pendidikan, kerugian ditaksir Rp68,750 miliar, kerusakan fasilitas kesehatan Rp4,601 miliar, dan fasilitas umum lainnya sebesar Rp2,045 miliar.

Selanjutnya, ternak warga yang terdampak banjir kerugian ditaksir sebesar Rp1,037 miliar, kerusakan tambak Rp49,062 miliar, kerusakan lahan pertanian, kerugian ditaksir Rp651,80 miliar dan kerusakan fasilitas air kerugian ditaksir sebesar Rp28,688 miliar.

BPBD juga mencatat jumlah masyarakat terdampak bertambah menjadi 10.185 KK atau 29.182 orang. Dengan rincian di Kecamatan Madapangga sebanyak 1.672 KK atau 5.361 jiwa, Kecamatan Bolo 3.410 KK atau 8.572 jiwa, Kecamatan Woha 3.173 KK atau 9.725 jiwa. Selanjutnya, Kecamatan Monta 991 KK atau  2.973 jiwa dan Kecamatan Palibelo 939 KK atau 2.549 jiwa. (nas)

Advertisement filing laporan pajak Jasa Pembuatan Website Profesional