74 Paket Proyek Aspirasi Dewan Dititip di PKP

Mataram (Suara NTB) – Sebanyak 74 paket proyek aspirasi anggota DPRD Kota Mataram dititip di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman. Anggaran Rp 12 miliar itu milik hampir seluruh wakil rakyat tersebut.

Kepala Dinas PKP Kota Mataram, H. M. Kemal Islam menyebutkan, proyek fisik dikelola tahun 2017 sebagian besar adalah aspirasi dewan. Dengan total anggaran Rp 12 miliar tersebut terbagi dalam 74 paket proyek.

Iklan

“Proyek fisik 74 paket di saya itu adalah aspirasi dewan,” aku Kemal.

Anggaran itu terbagi menjadi beberapa item. Diantaranya, rabat jalan, pembangunan jalan lingkungan, taman, perbaikan rumah kumuh dan lain sebagainya. Nilai paketnya Rp 50 – 100 juta lebih dengan sistem pengerjaan penunjukan langsung (PL).

Program aspirasi ini belum bisa dikerjakan. Sebab, anggota dewan yang menitipkan anggaran belum melakukan perencanaan. Mereka biasanya membawa rekanan ke dinas untuk mengerjakan.

“Sekarang bagaimana saya mau kerjakan. Dewan saja belum meminta melaksanakan. Biasanya rekanan dibawa oleh anggota Dewan bertemu saya,” kata Kemal.

Untuk mengerjakan dengan cepat, ia tidak bisa memaksakan hal tersebut. Pihaknya hanya meminta agar perencanaan dan rekanan segera diselesaikan.

Terkait pengawasan penggunaan anggaran Rp 12 miliar, Kemal memiliki staf teknis untuk pengawasan. Meskipun nilai proyek di bawah Rp 200 juta.

Intervensi kata dia, tidak boleh dilakukan. Sebab, program itu tergantung aspirasi yang diserap dari masyarakat di dapil masing – masing. “Kami hanya mengerjakan sesuai aspirasi saja. Misalnya dapil ini butuh apa. Kita kerjakan sesuai anggaran,” sebutnya.

Didatangkan rekanan langsung Dewan apakah tidak berpeluang proyek dikerjakan sendiri?

Mantan Kadis Pertamanan memastikan itu tidak akan terjadi. Dia telah memiliki pengalaman bahwa program aspirasi dititipkan selalu dicatat. Tak satupun rekanan yang mengerjakan merupakan milik Dewan itu sendiri. Pihaknya selalu dipercaya untuk melakukan pengawasan. (cem)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here