7.800 PDP Beresiko Terpapar Covid-19

H. Usman Hadi. (Suara NTB/cem)

Mataram (Suara NTB) – Dinas Kesehatan Kota Mataram merilis data pasien periode satu tahun terakhir yang memiliki riwayat penyakit. Sejumlah 7.800 pasien dalam perawatan (PDP) beresiko terpapar Coronavirus Disease atau Covid-19. Penyakit penyerta ini memiliki resistensi pada kematian.

Yakni pasien dengan riwayat gagal jantung 140 orang, hypertensi atau tekanan darah tinggi 5.306 orang dan diabetes 2.333 orang. Rata – rata atau 90 persen pasien terakomodir Badan Layanan Jaminan Kesehatan (BPJS) Kesehatan, sehingga mendorong mereka untuk mendapatkan pelayanan kesehatan di rumah sakit.

Iklan

“PDP ini memiliki resiko tinggi,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Mataram dr. H. Usman Hadi ditemui, Selasa, 30 Juni 2020.

Pasien dengan riwayat penyakit tertentu yang menjalani perawatan di rumah sakit harus diswab. Hal ini berkaitan dengan penanganan pasien. Jika dinyatakan negatif, maka pelayanan kesehatan diperoleh reguler. Maka sebaliknya jika hasilnya positif pola penanganan sesuai protokol kesehatan. Tenaga kesehatan tidak ingin mengambil resiko.

Usman mengklarifikasi kasus kematian di Mataram yang disoroti semakin tajam sebenarnya hampir sama dengan tahun 2019. Contohnya di bulan Maret 2019 kasus kematian 126 orang. Di bulan yang sama tahun 2020 tercatat 124 kasus kematian plus dua kasus PDP. Bulan April 2019 tercatat 126 kasus kematian.

Di bulan yang sama tahun 2020 sebanyak 100 plus 3 orang PDP. Bulan Mei 2019 dengan 130 kematian. Sementara, di bulan sama tahun 2020 sebanyak 69 kematian plus 17 PDP. Sementara, bulan Juni tahun 2019 tercatat 112 kasus kematian. Di bulan sama tahun 2020 terdapat 59 kasus kematian plus 27 positif Covid-19.

“Perbandingan kematian pada bulan sama di tahun berbeda tidak terlalu jomplang,” tegas Usman.

  33 Pelamar CPNS P1TL Belum Aman

Disampaikan, pasien positif Covid-19 di Mataram 32 orang. Pasien meninggal ini tidak ada yang murni akibat terpapar virus, tetapi memiliki penyakit penyerta. Termasuk 3 persen kasus pasien dengan riwayat penyakit obesitas.

Kondisi pandemi saat ini, ia meminta masyarakat menjaga kondisi kesehatannya. Pasalnya, PDP memiliki resiko tinggi. Usman tidak mengetahui jika 7.800 orang diswab massal akan banyak positif. “Mudah – mudahan saja PDP ini tidak terpapar,” harapnya. (cem)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here