64 Pasien Sembuh, 13 Kasus Baru dan Dua Meninggal

Tabel penambahan kasus Covid-19 di NTB, Senin, 4 Januari 2021. (Sumber : Dinas Kesehatan NTB)

Matatam (Suara NTB) -Satgas Covid-19 Provinsi NTB mencatat angka kesembuhan pasien cukup tinggi, Senin, 4 Januari 2020. Satgas mencatat tambahan 64 pasien sembuh, 13 kasus baru terkonfirmasi positif, dan 2 kasus kematian baru. Sehingga jumlah pasien positif Covid-19 di Provinsi NTB sampai hari ini sebanyak 5.860 orang.

“Dengan perincian 4.854 orang sudah sembuh, 294 meninggal dunia, serta 713 orang masih positif,” kata Wakil Ketua Satgas Covid-19 Provinsi NTB, Drs. H. Lalu Gita Ariadi, M.Si.
Ia menerangkan bahwa pada hari ini, Senin, 4 Januari 2021, telah diperiksa di Laboratorium PCR Genetik Sumbawa Technopark, Laboratorium PCR RS Unram, Laboratorium PCR Prodia, Laboratorium TCM RSUD Dompu, dan Laboratorium TCM RSUD Manambai Abdulkadir Sumbawa sebanyak 48 sampel. Dengan hasil 35 sampel negatif, tidak ada sampel positif ulangan, dan 13 sampel kasus baru positif Covid-19.

Sebanyak 13 tambahan kasus baru tersebut berasal dari Kota Mataram satu orang, Kabupaten Sumbawa 10 orang, Dompu satu orang dan warga luar NTB satu orang. Sedangkan 64 pasien yang sembuh berasal dari Kota Mataram, Lombok Utara, Lombok Timur dan Sumbawa Barat masing-masing 2 orang, Sumbawa 20 orang, Dompu 21 orang, Bima 10 orang dan Kota Bima 5 orang.
Sementara, dua pasien yang meninggal dunia, kata Sekda NTB ini, berasal dari Sumbawa dan Dompu. Yaitu, pasien nomor 5463, an. B, laki-laki, usia 69 tahun, penduduk Desa Gatit, Kecamatan Empang, Kabupaten Sumbawa. Pasien tidak memiliki penyakit komorbid. Dan pasien nomor 5850, an. N, perempuan, usia 55 tahun, penduduk Kelurahan Bada, Kecamatan Dompu, Kabupaten Dompu. Pasien memiliki penyakit komorbid.

Untuk mencegah penularan dan deteksi dini penularan Covid-19, petugas kesehatan tetap melakukan Contact Tracing terhadap semua orang yang pernah kontak dengan yang terkonfirmasi positif. Diharapkan juga kepada petugas kesehatan di kabupaten/kota melakukan identifikasi episentrum penularan setempat Covid-19 untuk dilakukan tindakan pencegahan dan pengendalian penyebaran Covid-19.

Disebutkan, hingga saat ini, jumlah Kasus Suspek sebanyak 14.312 orang dengan perincian 314 orang (2,2%) masih dalam isolasi, 66 orang (0,5%) masih berstatus probable, 13.932 orang (97,3%) sudah discarded. Jumlah Kontak Erat yaitu orang yang kontak erat dengan pasien positif Covid-19 namun tanpa gejala sebanyak 45.567 orang, terdiri dari 2.129 orang (4,7%) masih dalam karantina dan 43.438 orang (95,3%) selesai karantina.
Sedangkan Pelaku Perjalanan yaitu orang yang pernah melakukan perjalanan dari daerah terjangkit Covid-19 sebanyak 108.558 orang, yang masih menjalani karantina sebanyak 2.350 orang (2,2%), dan yang selesai menjalani masa karantina 14 hari sebanyak 106.208 orang (97,8%). (nas)