562 Pejabat Pemkot Mataram Belum Laporkan Hartanya

Mataram (Suara NTB) – Batas pelaporan harta kekayaan penyelenggara negara (LHKPN) ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berakhir 31 Maret lalu. Dari 1.159 pejabat Pemkot Mataram yang wajib lapor hanya 51,51 persen atau 597 pejabat yang telah melapor. Sementara, 562 pejabat belum melaporkan harta mereka.

Dari tingkat kepatuhan pelaporan 587 pejabat melapor tepat waktu. Sedangkan, 1,68 persen atau 10 pejabat terlambat. Menurut Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Mataram, Baiq Nelly Kusumawati menjelaskan, progres pelaporan harta kekayaan pejabat di lingkup Pemkot Mataram baru mencapai 51 persen.

Iklan

Pencapaian pelaporan ini dinilai relatif baik jika dibandingkan dengan daerah lain. Yang berat pada sistem pelaporan elektronik sulitnya mengakses apalagi pada detik – detik terakhir. “Rata – rata baru ngirim se – Indonesia pas detik – detik terakhir. Jadi di situ beratnya,” ucap Nelly didampingi Sekretarisnya, Taufik Priyono, Selasa, 3 April 2018.

Rata – rata pejabat yang memproses pelaporan harta kekayaan mereka belum menerima token dari KPK. Padahal data serta dokumen lainnya sudah diinput. Kemungkinan kata Nelly, ada kekeliruan alamat email sehingga menyulitkan pegawai.

LHKPN berbasis elektronik adalah tahun pertama. Pihaknya membutuhkan proses sosialisasi agar memberikan paradigma bagi pejabat. Proses transisi dari manual ke elektronik butuh proses panjang. Apalagi dengan kemampuan SDM ada yang tidak bisa mengoperasionalkan komputer. Pihaknya kata Nelly, sudah menyiapkan admin membantu SKPD yang tidak mampu mengakses. “Masing – masing SKPD ada adminnya sendiri,” ujarnya.

Taufik menambahkan, secara keseluruhan rekap pejabat yang memiliki harta buncit dan sebaliknya belum bisa diakses. Komisi Antirasuah sedang melakukan perekapan secara nasional. Jika ini selesai, KPK dipastikan akan mempublikasikan. Terhadap pejabat pensiun, terang dia, diberikan waktu tiga bulan pascapensiun untuk melaporkan harta kekayaan mereka. (cem)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here