52 Persen Nakes KSB Sudah Divaksin Sinovac

H. Yusfi Halid. (Suara NTB/ist)

Taliwang (Suara NTB) – Progres pemberian vaksin sinovac tahap pertama bagi tenaga kesehatan (Nakes) di Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) sudah melampaui setengahnya. Data Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat, hingga saat ini dari 1400 Nakes yang wajib vaksin, 52 persen diantaranya telah disuntikkan vaksin anti corona itu.

“Data kami per hari ini sudah 52 persen Nakes kita di semua Fasyankes telah divaksin,” terang Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes KSB, H. Yusfi Halid kepada Suara NTB, Rabu, 17 Februari 2021.

Iklan

Dibanding daerah lain di NTB, dijelaskan H. Yusfi, KSB yang terakhir memulai kegiatan vaksinasi Nakes tahap pertama ini. Namun lanjut dia, progresnya di tingkat provinsi lebih baik dari beberapa daerah. “Kemarin misalnya kita masih di bawah Dompu. Tapi hari ini kita sudah melampauinya,” klaimnya.

Sleanjutnya ia menyampaikan, terdapat kebijakan baru mengenai vaksinasi bagi Nakes ini. Pada aturan terbaru yang diterbitkan Kemenkes, Nakes penyintas (pernah terpapar) Covid-19 kini dapat menerima vaksin dengan syarat telah dinyatakan negatif lebih dari 3 bulan lamanya. Termasuk juga beberapa kondisi kesehatan yang sebelumnya dilarang, saat ini juga bisa mendapatkan vaksinasi.

“Ini yang sedang kita data lewat kegiatan skrining. Jadi nanti misalnya ada Nakes yang pernah positif tapi sudah lewat 3 bulan akan terus divaksin,” ujar H. Yuafi seraya menambahkan, pihaknya optimis vaksinasi Nakes tahap pertama ini dapat rampung pada akhir bulan Februari nanti.

“Insyaallah target kita selesaikan yang tahap pertama di bulan ini bisa tercapai,” sambungnya.

Terpisah, Direktur RSUD Asy Syifa, dr. Carloff Sitompul menerangkan, kegiatan vaksinasi Nakes tahap pertama di rumah sakit yang dipimpinnya telah rampung. Sebanyak 354 Nakes,  mulai dari dokter, perawat hingga staf administrasi rumah sakit yang memenuhi syarat telah menerima vaksin anti corona itu. “Kalau tahap pertama sudah selesai di tempat kami,” katanya.

Hanya saja lanjut dia, adanya kebijakan baru Kemenkes mengenai Nakes penyintas Covid-19 pihaknya akan kembali melakukan pendataan. Mendata Nakes penyintas Covid-19 yang sudah memenuhi syarat vaksinasi agar dapat mengikuti vaksinasi tahap pertama yang masih berlangsung. “Ada teman-teman yang pernah positif (Covid-19) dan sudah sembuh lebih dari 3 bulan lamanya. Nah sekarang kita akan data lewat prosedur skrining. Kalau memenuhi syarat kita akan vaksinasi sekarang juga,” pungkasnya.(bug)

Advertisementfiling laporan pajak Jasa Pembuatan Website Profesional