470 Peserta SKB CPNS Lotim Dinyatakan Lulus, Pelamar Tidak Lulus Diberikan Waktu Sanggah Tiga Hari

Lalu Agus Satriawan (Suara NTB/yon), Suparlan (Suara NTB/her)

Selong (Suara NTB) – Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Lombok Timur (Lotim) secara resmi mengumumkan hasil Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun anggaran 2019. Tercatat 470 pelamar dinyatakan lulus. Sementara bagi peserta yang tidak lulus dipersilakan untuk melakukan penyanggahan selama tiga hari.

Hal ini diungkapkan, Kepala Bidang Data dan Formasi pada BKPSDM Lotim, Lalu Agus Satriawan, kepada Suara NTB, Jumat, 30 Oktober 2020.

Iklan

Pengumuman tersebut berdasarkan Surat Kepala BKN selaku Ketua Tim Pansel Nasional Pengadaan CPNS tahun 2019 Nomor: K26-30/B7603/X/20.01 tanggal 28 Oktober 202 perihal penyampaian hasil integrasi Nilai SK-SKB CPNS.

Dikatakannya, jumlah peserta pengadaan CPNS Lotim formasi tahun 2019 dari pelamar umum sebanyak 1.192 orang. Peserta hadir sebanyak 1.184 orang dan tidak hadir 8 orang. Sementara jumlah peserta yang lolos pada tahap pemberkasan usul NIP CPNS tahun 2019 sebanyak 470 orang.

 Dalam seleksi CPNS tahun 2019 ini, kata Agus, hasil integrasi pembobotan nilai SKD 40 persen dan SKB 60 persen. Adapun sebanyak 35 peserta yang memilih mengikuti tes di luar daerah berasal dari berbagai daerah di Indonesia. Di antaranya seperti, Jayapura, Kalimantan, DKI Jakarta dan berbagai provinsi lainnya menyusul terjadinya pandemi Covid-19.

 “Bagi pelamar yang dinyatakan tidak lulus. Jika terdapat ketidaksesuaian khususnya pada nilai skor. Dapat mengajukan sanggah melalui aku SSCN masing-masing mulai tanggal 1 sampai 3 November 2020,” terangnya.

Sementara untuk penerimaan formasi CPNS di Kabupaten Lotim tahun anggaran 2019 sebanyak 482 formasi. Dari 482 formasi ini didominasi oleh tenaga guru sebanyak 273 formasi, tenaga kesehatan 152 formasi dan sisanya 57 formasi tenaga teknis. Tahun ini Kabupaten Lotim hanya membuka untuk formasi umum dan tidak ada formasi khusus dengan usia maksimal 35 tahun.

Pasca dilakukan pengumuman ini, peserta diminta untuk mempersiapkan diri melakukan pemberkasan. Berdasarkan Surat Deputi Bidang Mutasi Kepegawaian BKN Nomor: D 26i30/V 207-9/99 tanggal 23 Oktober 2020. Prihal Usul Penetapan NIP CPNS Tahun 2019. Disampaikan bahwa peserta yang dinyatakan lulus wajib mengisi Daftar Riwayat Hidup secara online melalui akun SSCN dengan bermaterai 6000. Termasuk melengkapi persyaratan-persyaratan lainnya.

Di Lombok Barat (Lobar) dari pengumuman yang dilakukan Badan Kepegawaian Daerah dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKD dan PSDM) terdapat 201 formasi yang terisi, sedangkan 4 formasi kosong. Sisa peserta yang dinyatakan tak lulus CPNS, dari total 403 peserta ikut tes seleksi akhir (Seleksi Kompetensi Bidang) bisa mengajukan sanggahan ke panselnas.

Menurut Kepala BKD dan PSDM Lobar Suparlan, 201 peserta yang lulus CPNS ini dirincikan, terdiri dari tenaga fungsional guru sebanyak 138 orang, tenaga fungsional kesehatan sebanyak 55 orang dan tenaga teknis 8 orang. Empat formasi yang kosong sebut dia, terdiri dari dua Formasi dokter gigi, satu formasi sanitarian dan satu formasi penyuluh pertanian.

Sementara dari total 403 yang ikut tes SKB terdapat 202 yang tidak lulus bisa mengajukan sanggahan ke panselnas. Sanggahan bisa diajukan langsung sejak diumumkan hasil seleksi CPNS oleh BKD. Kesempatan peserta yang merasa tak puas dan dirugikan terkait hasil seleksi CPNS ini bisa melakukan sanggahan selama tiga hari setelah diumumkan.

Pengumuman hasil seleksi CPNS sendiri diumumkan BKD dan PSDM melalui media dan website resmi BKD PSDM dan Pemda mulai hari Jumat (29/10/2020). (yon/her)