46 Persen PAD Lombok Tengah dari Sektor Pariwisata

Praya (Suara NTB) – Dari beberapa sektor unggulan Kabupaten Lombok Tengah (Loteng), sektor pariwisata menjadi salah satu yang paling diandalkan. Terutama dalam hal pencapaian target Pendapatan Asli Daerah (PAD). Terbukti pada tahun 2017 lalu, sektor pariwisata menyumbang hingga 46 persen PAD bagi Loteng. Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Loteng, H. L. Putria, Selasa, 17 April 2018.

Untuk itu, ujarnya, wajar jika sektor pariwisata menjadi primadona dan unggulan bagi Loteng. Hal ini bisa dibuktikan dengan capaian pada tahun lalu, PAD dari sektor ini sebesar Rp170 miliar lebih. ‘’ 46 persen di antaranya disumbang sektor pariwisata,” tegasnya.

Iklan

Hanya saja, meski menjadi sektor penyumbang PAD terbesar perhatian terhadap sektor ini masih cukup minim, khususnya dari sisi anggaran. Di mana tidak banyak anggaran yang diperuntukan langsung, khususnya untuk mendukung pembenahan destinasi wisata yang ada. “Dari sisi kontribusi sektor pariwisata paling tinggi. Tapi kalau dari perhatian anggaran, bisa dikatakan sektor parwisata paling minim,” ujarnya.

Meski demikian, hal itu tidak lantas membuat pihaknya berkecil hati. Meski dengan anggaran yang sangat terbatas, pihaknya tetap berupaya maksimal mengenjot sektor pariwisata supaya bisa terus berkontribusi maksimal bagi PAD Loteng pada umumnya.

Lebih lanjut, Putria menjelaskan, dalam beberapa tahun terakhir sektor pariwisata Loteng semakin mengeliat. Hal ini ditandai dengan terus meningkatkan angka kunjungan wisata di daerah ini. Di mana untuk wisatawan mancanegara, tahun lalu meningkat hingga 200 persen dari target kunjungan sebesar 70 ribu. Begitu pula halnya dengan wisatawan domestik, peningkatannya hampir mencapai 189 persen.

Sementara dari sisi lama tinggal, juga mengalami kenaikan dari yang hanya rata-rata dua hari. Sekarang sudah meninggkat menjadi 3,8 hari atau hampir 4 hari. “Kondisi inilah yang coba terus kita pertahankan. Bahkan terus ditingkatkan ke depan,” tegas Putria. (kir)