450 Pelamar CPNS Berhak Ikut Tes SKB di Lobar

Peserta seleksi tes SKD CPNS 2018 beberapa waktu lalu. (Suara NTB/dok)

Giri Menang (Suara NTB) – Nama-nama pelamar Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang akan mengikuti Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) akan diumumkan hari ini. Sebanyak 450 peserta CPNS, baik yang lolos passing grade maupun perangkingan sudah dipastikan hasil dari panitia seleksi nasional (panselnas).

‘’Pengumuman dapat dilihat dalam halaman website Badan Kepegawaian Daerah dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKDPSDM) Lobar,’’ ungkap Kabid Pengadaan Penempatan Fasilitas Purna Tugas BKDPSDM Lobar,  Agus Rahmad Hidayat, Senin (3/12).

Iklan

Sebelumnya, ujarnya, BKDPSDM mengharapkan bisa segera mengeluarkan pengumuman tersebut. Sebab selain para peserta yang harus mempersiapkan tes SKB itu. Cukup banyak peserta CPNS yang berasal dari luar daerah. Pihaknya tidak menginginkan para peserta itu komplain dengan mepetnya pengumuman dan hari tes SKB, karena ada yang dari Jawa Timur, ada juga yang dari Batam. ‘’Kalau umumkan mepet waktu, dikhawatirkan mereka tidak ada waktu datang,’’ ujarnya.

Sesuai dengan jadwal provinsi pelaksanaan SKB akan dilakukan dari tanggal 4-11 Desember 2018. Pihaknya berharap dapat memilih pelaksanaan pada setelah tanggal 6 Desamber. Agus memperkirakan jika SKD itu kemungkinan wawancara bidang yang dikemas dengan sistem CAT. “Mungkin pertanyaanya tes wawancara. Dengan CAT itupun dapat menghindari kontak person, supaya tidak ada yang main mata (kecurangan),” sambungnya.

Ia menjelaskan sesuai Permenpan, nilai skor CPNS ini akan dilihat dari keseluruhan. Di mana untuk SKD 40 persen dan SKB 60 persen. Pada SKB itu tidak ditentukan nilai minimal. Namun nilai maksimal tes tersebut mencapai 100, sehingga nantinya nilai SKD itu akan dikomulatifkan dengan SKB. Pihaknya juga memastikan peserta yang lolos passing grade pada formasi yang dibutuhkan, bukan berarti otomatis dapat lulus.

Sebab apabila tidak mengikuti SKB atau nilai komulatifnya di bawah ketentuan dapat menjadi pertimbangan. Sedangkan untuk formasi yang tidak ada pelamar yang lolos passing grade, untuk penilaian SKB akan diambil nilai tertinggi dari peserta. “Kita hanya bantu menghitung, nanti Panselnas menentukan lolos atau tidak. Termasuk daftar nama yang akan kita umumkan di kemudian hari itu panselnas,” sambungnya. (her)