44 Dusun di Pulau Sumbawa Belum Nikmati Listrik PLN

Lasiran (Suara NTB/nas)

PT. PLN Unit Induk Wilayah (UIW) NTB menyebut sebanyak 44 dusun masyarakat di Pulau Sumbawa belum mendapatkan akses listrik PLN. Sekitar 5.000 KK atau puluhan ribu jiwa belum menikmati listrik PLN lantaran akses yang sulit.

‘’Totalnya ada 5.000 pelanggan yang belum ada jaringan listrik PLN,’’ sebut General Manager PLN UIW NTB, Lasiran dikonfirmasi di Kantor Gubernur, Jumat, 23 Oktober 2020.

Iklan

Lasiran mengatakan, dalam satu KK, rata-rata jumlah anggota keluarga sekitar 3 – 4 orang. Sehingga diperkirakan ada sekitar 15.000 – 20.000 jiwa masyarakat NTB di Pulau Sumbawa yang belum tersentuh jaringan listrik PLN.

‘’Kalau desa sudah 100 persen teraliri listrik PLN. Cuma ada dusun yang memang aksesnya agak susah. Jalannya belum ada,’’ katanya.

Meskipun belum menikmati listrik PLN, kata Lasiran, bisa jadi masyarakat sudah teraliri listrik. Tetapi bukan listrik PLN. Seperti menggunakan listrik tenaga surya atau genset. Ia menyebut, sekitar 5.000 KK yang belum teraliri listrik PLN tersebut berada di Kabupaten Sumbawa dan Bima.

‘’Itu karena aksesnya susah, seperti jalan belum ada. Seperti kemarin yang disampaikan Pak Gubernur di Pulau Medang, tiga dusun yang belum teraliri listrik PLN. Totalnya 44 dusun di NTB,’’ sebutnya.

Lasiran mengatakan, pihaknya sebenarnya menargetkan seluruh dusun di NTB teraliri listrik PLN tahun 2020 ini. Namun, akibat akses jalan yang belum ada, sehingga diharapkan dapat dituntaskan tahun depan.

‘’Mudah-mudahan tahun depan kita bisa selesai seratus persen dusun teraliri jaringan listrik PLN,’’ harapnya. (nas)