42.091 Warga Miskin dan Rentan Tidak Dijamin Kesehatannya

Irfan. (Suara NTB/ula)

Dompu (Suara NTB) – Pemerintah daerah (Pemda) Dompu melalui Dinas Sosial berhasil memverifikasi dan validasi data terpadu kesejahteraan sosial (DTKS) tahun 2021. Dari 205.294 jiwa kondisi Oktober 2021, kini jumlah DTKS Dompu tinggal 160.098 jiwa.

Sebanyak 45.196 jiwa DTKS Dompu yang dipadamkan datanya diduga akibat tidak padan NIK Dukcapil lantara pindah kependudukan, meninggal, NIK ganda dan lainnya. “Ada 305 jiwa DTKS sedang diverifikasi kembali karena terindikasi ASN,” kata kepala bidang Data PSKS dan Informasi Sosial Dinas Sosial Kabupaten Dompu, Irfan, S.Pt, M.Si kepada Suara NTB di kantornya, Jumat, 14 Januari 2022.

Iklan

Irfan mengatakan, perbaikan DTKS tidak lagi seperti sebelumnya yang menunggu berbulan – bulan baru bisa diperbaiki. Saat ini dapat dilakukan setiap bulan. Sehingga data – data bermasalah itu, akan diturunkan kembali ke Desa untuk dilakukan verifikasi kembali. Karena banyak juga data tersebut, khususnya bayi yang baru melahirkan hanya dicantumkan bayi dari ibu. “Ada 400 orang atas nama bayi nyonya. Tapi yang dihapus ini, akan diturunkan kembali ke Desa untuk dilakukan verifikasi ulang,” jelasnya.

DTKS ini, kata Irfan, menjadi sumber data untuk pemberian bantuan pemerintah. Tapi dari 160.98 jiwa DTKS, yang terakomodir BPJS Kesehatan tanggungan pusat 87.503 jiwa dan tanggungawan Pemda Dompu sebanyak 30.504 jiwa. Itu artinya, masih ada 42.091 jiwa warga miskin dan rentan miskin belum ditanggung biaya kesehatannya.

Sementara bantuan lain yang disalurkan untuk penduduk miskin dan rentan miskin di Dompu, diantaranya bantuan pangan non tunai sebanyak 18.703 orang, PKH sebanyak 15.954 jiwa, dan BPNT PPKM sebanyak 10.706 jiwa. (ula)

Advertisement