41,80 Persen DTKS Sudah Dimutakhirkan

Mirajuddin. (Suara NTB/ind)

Sumbawa Besar (Suara NTB) – Dinas Sosial (Disos) Kabupaten Sumbawa terus melakukan penyempurnaan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Dari jumlah Rumah Tangga (RT) miskin yang ada dalam DTKS, sejauh ini sudah 41,80 persen yang sudah dimutakhirkan.

“Dari total 61.295 rumah tangga miskin atau data kemiskinan yang ada dalam DTKS, sudah 25.633 rumah tangga atau 41,80 persen yang sudah dimutakhirkan. Ini yang sedang kita kebut untuk tuntas semua rumah tangga yang ada itu bisa kita mutakhirkan. Termasuk yang di luar DTKS untuk kita usulkan masuk,” kata Kabid Perlindungan dan Jaminan Sosial (Linjamsos) Dinas Sosial Kabupaten Sumbawa, Mirajuddin, S.T, Senin, 8 Februari 2021.

Iklan

Dijelaskannya, dari hasil validasi, ternyata ada yang sudah tidak memenuhi kriteria atau komponen persyaratan misalnya sebagai penerima PKH. Tetapi yang bersangkutan tidak dikeluarkan dari DTKS bila status masih miskin. Sehingga yang bersangkutan bisa mendapatkan bantuan sosial lainnya. Katakanlan BPJS ataupun ada tambahan program sembako, mereka bisa dapat. “Katakanlah masih masuk miskin, tetapi komponen tidak ada. Tetapi kalau mampu lain masalah. Itulah nanti kalau mampu, itu yang diusulkan untuk dikeluarkan.  Tapi yang masih masuk kategori miskin atau sangat miskin, ketika kategori tidak ada kan tidak dapat bantuan PKH. Tetapi bisa dapat bantuan lain. Artinya dia tidak akan keluar dari DTKS,” ungkapnya.

Adapun DTKS ini, lanjutnya, sebagai satu-satunya sumber atau acuan data untuk penerima bantuan sosial (bansos). Jadi ibaratnya data base orang-orang yang akan diberikan bantuan itu ada di DTKS.  Ketika nanti PKH ada tambahan kuota dilihat dari DTKS paling bawah sangat miskin. Ataupun nanti ada tambahan penerima bantuan iuran BPJS dari Kementerian, tetap diambil dari DTKS. (ind)

Advertisement Jasa Pembuatan Website Profesional