40 Paket Belum Tuntas Lelang, Dana Sisa Proyek di Lobar Tembus Rp 28 miliar

Giri Menang (Suara NTB) – Realisasi tender proyek di Lombok Barat masih belum signifikan, pasalnya progres tender baru 50 persen yang sudah tuntas. Dari 81 paket proyek yang ada, baru tuntas tender 41 paket sudah selesai lelang sedangkan sisanya 40 paket belum tuntas. Puluhan paket proyek yang belum tuntas lelang ini ada di Dinas PU dan Dikbud.

Sementara dana sisa proyek yang masuk ke Kasda sendiri tahun lalu mencapai 28 miliar, dana ini berasal dari sisa anggaran dari nilai proyek yang ditender. “40 belum selesai tender, paling banyak di PU dan Dikbud,”jelas Kabag AP dan UL Heri Ramadan kepada wartawan kemarin. Dijelaskan, saat ini telah memasuki semester I. Pihaknya akan mengevaluasi pada triwulan III bulan Juli. Setelah libur lebaran.

Iklan

Melihat durasi waktu yang ada hanya menyisakan beberapa bulan semester I ini, pihaknya menargetkan sebelum APBD-P kontrak proyek pada APBD murni sudah tuntas. Pihaknya menjamin semua proyek yang dianggarkan dari APBD murni habis dikontrak, tinggal dipikirkan tender proyek baru pada APBD-P.

Menurutnya anggaran proyek baru ini dialokasikan dari sisa tender. Dana sisa tender proyek ini diproyeksikan berkisar Rp 20-25 miliar. Dana sisa ini berasal dari sisa penawaran proye fisik yang dikerjakan. Dana sisa ini sendiri masuk ke Kasda lalu dianggarkan lag untuk penggunaan paket proyek lain.

“Tahun lalu sisa dana proyek mencapai RP 27 miliar, tahun ini bisa tembus Rp 25 miliar,”ujarnya.

Lebih jauh dikatakan, jika dana DAK dialokasikan untuk program SKPd bersangkutan saja. Misalnya program peningkatan jalan kabupaten di Dinas PU. Berbeda dengan DAU, bisa dipakai untuk SKPD lain jika terdapat sisa dana di Dinas PU.

Dana sisa proyek ini jelasnya, bukan hasil efisiensi, sebab itu berasal dari pagu angaran proyek lalu dilakukan penawaran terendah. Sisa pagu anggaran dari nilai penawaran inilah sisa dana proyek. Dana sisa ini jelasnya bukan ditentukan oleh ULP, namun hasil perhitungan di program ULP.

Untuk melakukan evaluasi menyeluruh capaian belanja, bakal diadakan Rapim pada awal masuk pascalibur lebaran nanti. Rapim bakal dipimpin Bupati, didampingi Sekda. Beberapa hal yang menjadi fokus pembahasan yakni masalah capaian PAD, progres fisik dan keuangan serta berbagai hal lainnya.

“Pada awal bulan depan kita adakan evaluasi menyeluruh,” jelas Hari. (her)

Advertisement Jasa Pembuatan Website Profesional