4.809 Orang, Pengangguran Terbuka di Kota Bima

Tafsir. (Suara NTB/Uki)

Kota Bima (Suara NTB) – Kota Bima menjadi salah satu daerah di Provinsi NTB yang menyumbang pengangguran paling banyak atau tertinggi. Hal itu berdasarkan data resmi Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Bima per September 2019.

Kepala Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Bima, Ir. H. Tafsir mengakui hal tersebut. Kata dia, jumlah pengangguran terbuka di Kota Bima ada sebanyak 4.809 orang atau 4,18 persen dari jumlah usia kerja di Kota Bima. “Ini rilis yang dikeluarkan BPS pada September 2019. Kalau tahun ini belum kami dapatkan,” katanya, Kamis, 3 Desember 2020.

Lebih lanjut Ia, menjelaskan faktor atau penyebab banyaknya angka pengangguran terbuka di Kota Bima terdiri berbagai aspek. Salah satunya, meningkatnya pertumbuhan tenaga kerja yang berasal dari lulusan-lulusan baru.

Menurutnya, ada jumlah warga yang baru lulus SMA, namun tidak melanjutkan ke jenjang perkuliahan setiap tahunnya. Kemudian ditambah banyaknya lulusan kuliah tapi belum bekerja. “Ini semua adalah angka pertumbuhan tenaga kerja,” jelasnya.

Tafsir mengaku, Pemerintah Kota (Pemkot) Bima melalui Disnaker berupaya maksimal untuk menekan pertumbuhan angka pengangguran tersebut, salah satunya melakukan pelatihan kerja. “Tujuan pelatihan kerja ini untuk memaksimalkan skill di kalangan usia kerja,” ujarnya.

Ia menjelaskan pelatihan kerja yang dilakukan tidak cukup hanya satu atau tiga hari. Kata dia, waktu yang dibutuhkan minimal tiga minggu lamanya supaya skill tenaga kerja benar-benar bisa dimanfaatkan. “Penting sekali membentuk Balai Latihan Kerja (BLK). Dan Isya Allah tahun 2021 BLK di Kota Bima akan mulai dibangun,” ujarnya.

Selain tingginya angka pertumbuhan tenaga kerja tambah dia, tinginya angka pengangguran juga disebabkan faktor pertumbuhan ekonomi yang cenderung menurun akibat situasi perekonomian yang tidak stabil. “Dan untuk menekan in, sejumlah OPD mengucurkan berbagai program dalam bentuk usaha, dan bantuan langsung bagi tercitptanya lapangan pekerjaan,” pungkasnya. (uki)