373,5 Liter Miras Tradisional Diamankan Satpol PP Lotim

373,5 liter miras tradisional diamankan petugas dari para pelaku dalam operasi yustisi yang dilakukan oleh Satpol PP Lotim beberapa waktu lalu.(Suara NTB/yon)

Selong (Suara NTB) – Sejumlah warga di kabupaten Lombok Timur (Lotim) terjaring operasi Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Lotim, Kamis, 29 Juli 2021, lantaran menjual minuman keras (miras). Tercatat sebanyak 373,5 liter miras tradisional berhasil diamankan petugas dari para pelaku. Operasi dilakukan karena keberadaan miras dapat memicu tindak kriminalitas bagi konsumsinya.

 “Pengamanan miras ini di sejumlah TKP seperti di Kecamatan Terara, Sikur, Sakra dan Sakra Barat serta pelaku diamankan saat proses pendistribusian. Operasi ini rutin kita lakukan di samping adanya laporan dari masyarakat,” terang Kabid Tibum dan Tranmas Satpol-PP Lotim, Lalu Abdullah Purwadi, Jumat, 30 Juli 2021.

Iklan

Dari 373,5 liter miras yang diamankan tersebut, terbagi dalam miras jenis brem sebanyak 49,5 liter, miras jenis tuak merah sebanyak 324 liter. Termasuk mengamankan para pelaku karena perbuatannya ini dianggap telah melanggar Perda Nomor 8 Tahun 2002 tentang larangan memproduksi, mengedarkan dan meminum-minuman keras.

 “Dari hasil pemeriksaan para pelaku, miras ini ada yang didatangkan dari luar Lotim dan ada juga produksi langsung di Lotim. Semua barang bukti tersebut telah kita amankan di Kantor Satpol PP,” tegasnya.

Operasi yustisi ini dimulai pukul 18.00 Wita, petugas langsung mengamankan, Za alamat Suradadi Kecamatan Terara dengan jumlah barang bukti, 33 botol tuak merah isian 1,5 liter per botol sebanyak 49,5 liter, 7 botol brem isian 1,5 liter per botol sebanyak 10,5 liter.

Di tempat lainnya pada pukul 18.10 Wita, pelaku Ay alamat Suradadi Kecamatan Terara jumlah barang bukti, 1 jeriken tuak merah isian 30 liter, 24 botol tuak merah isian 1,5 liter per botol sebanyak 36 liter dan 18 botol brem isian 1,5 liter per botol sebanyak 27 liter.

Pelaku lainnya yang digerebek petugas, yaitu Inaq Sin Desa Suangi Kecamatan Sakra Barat dengan jumlah barang bukti, 37 botol miras jenis tuak merah isian 1,5 liter, sebanyak 55, 5 liter. Amaq Sud alamat Suangi Kecamatan Sakra Barat jumlah barang bukti, 14 botol miras jenis tuak merah isian 1,5 liter per botol, sebabyak 21 liter. “Untuk operasi di samping Jembatan Sakra hasil nihil,”tambah Purwadi.

Sedangkan untuk di Dusun Batu Bangka Kecamatan Sakra, jumlah barang bukti yang diamankan sebanyak, 1 jerikgen jenis tuak merah isian 30 liter serta 4 botol miras jenis tuak merah isian 1,5 liter dengan per botol sebanyak 6 liter. Selanjutnya, pelaku Zahra di Dusun Ampan Kecamatan Sikur, jumlah barang bukti yang diamankan, 64 botol jenis tuak merah isian 1,5 liter per botol, sebanyak 96 liter.

“Untuk di lokasi Sekarteja Pertokoan Random, jumlah barang bukti, 8 botol jenis brem isian 1,5 liter per botol dengan jumlah 12 liter,”tutupnya. (yon)

Advertisement Jasa Pembuatan Website Profesional