35 Formasi Berpotensi Lowong, Hasil SKB CPNS Lotim Tunggu Panselnas

LIHAT PENGUMUMAN - Salah satu pelamar melihat pengumuman rekrutmen CPNS 2018 di Kantor BKPSDM Lotim, Selasa, 11 Desember 2018. (Suara NTB/yon)

Selong (Suara NTB) – Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Lombok Timur (Lotim) masih menunggu hasil dari panselnas usai tes seleksi kompetensi bidang (SKB) di Kabupaten Lotim dalam rekrutmen CPNS 2018. Kegiatan yang dilaksanakan pada, Senin (10/12) lalu diikuti sebanyak 324 orang. Dari hasil analisa sementara pihak BKPSDM Lotim, sebanyak 35 formasi berpotensi lowong.

Dikonfirmasi Suara NTB, Selasa, 11 Desember 2018, Kepala Bidang Data dan Formasi pada BKPSDM Lotim, Yulian Ugi Lusianto, mengaku, 225 formasi yang didapatkan oleh Pemkab Lotim berpotensi tidak dapat terisi semua. Bahkan dari hasil analisa yang dilakukan, dimungkinkan jumlah formasi yang lowong sebanyak 35 formasi.

Iklan

Disebutkannya, semua formasi itu tidak bisa terisi, karena satu formasi analis pelabuhan tidak ada yang memenuhi standar nilai Permenpan 61 Tahun 2018 yaitu minimal 225, dua formasi dokter gigi karena 6 formasi dicari 4 pendaftarnya. Selanjutnya dari 32 tenaga guru khusus eks kategori dua (jumlah formasi 79), namun yang memenuhi syarat sesuai Permenpan 37 tahun 2019 itu sebanyak 13 peserta dan yang memenuhi Permenpan 61 tahun 2018 sejumlah 34 peserta. “Kemungkinan yang lowong sebanyak 35 formasi. Tapi yang pastinya kita menunggu hasilnya dari panselnas,” terangnya.

Dalam tes SKB yang diikuti 324 peserta itu, kata Ugi, hasilnya langsung dikirim ke Panselnas untuk diolah nilainya. Di mana nilai hasil SKB itu diakumulisasikan dengan hasil SKD untuk selanjutnya kemudian dirangking. Apabila nilai peserta SKB tinggi dibandingkan yang lain, tentu lebih bagus, karena SKB tidak ada standar nilai sebagaimana dalam tes SKD. Adapun sistem penilaian yang digunakan yakni bobot nilai SKD sebanyak 40 persen dan SKB 60 persen.

  “Penilaian tes SKB ini tidak ada standar nilai yang digunakan. Lebih tinggi nilainya tentu semakin bagus,” pungkasnya. (yon)