32 Sanggar Teater Pelajar Siap Bersaing di FTMP 2016

Mataram (suarantb.com) – Sebanyak 32 sanggar teater pelajar di NTB siap bersaing dalam ajang Festival Teater Modern Pelajar (FTMP) 2016. Festival yang dimulai sejak, Selasa, 8 November malam itu dibuka dengan pementasan lakon “Koran” oleh siswa – siswi SMA Negeri 1 Labuapi, Kabupaten Lombok Barat.

Sekretaris Panitia FTMP 2016, Izzatul Hilmi menjelaskan, FTMP tahun ini akan berlangsung hingga 19 November mendatang. Peserta yang berpartisipasi masing – masing empat kelompok dari pulau Sumbawa dan 28 kelompok teater SMA sederajat dari Pulau Lombok.

Iklan

“Empat sanggar dari SMA dan SMK di Pulau Sumbawa antara lain; Sanggar Teater Negeriku dari SMK PP Bima, Teater Anak Sekolah dari SMA Negeri Kempo, Bengkel Sastra SMA Negeri 1 Dompu dan Teater Plastik dari MAN 2 Dompu,” bebernya.

Masing-masing kelompok teater yang mengikuti kompetisi itu dibebaskan memilih naskah untuk dipentaskan. Hanya saja, naskah-naskah yang boleh dipanggungkan harus beraliran realis konvensional, tidak mengandung sara, pornografi dan pornoaksi.

“Selain itu, ada juga Sanggar Teater Mekar dari SMAK Kusuma. Tahun lalu sanggar ini menjadi pemenang dengan meraih peringkat penyaji terbaik satu. Pada festival kali ini, mereka akan mementaskan naskah drama peti mati,” katanya.

Terpisah, guru pendamping Teater Smanela dari SMA Negeri 1 Labuapi, Asep Riyandi menyampaikan, naskah yang akan dipentaskan oleh beberapa peserta didiknya itu merupakan karangan sastrawan Agung Widodo. Naskah berjudul “Koran” diangkatnya ke panggung pementasan lantaran maraknya kasus perselingkuhan, khususnya di lingkungan sekitar tempat tinggalnya.

“Naskah ini bercerita tentang pasang suami – istri yang tidak mampu menjaga hubungan sehingga tetap harmonis. Akibatnya, salah satu di antara mereka terjebak berselingkuh dengan orang lain. Kasus seperti ini, sering terjadi di lingkungan sekitar kami,” katanya.

  12 Kelompok Mahasiswa Pentaskan Drama

Ia mengatakan, pesan moral yang ingin disampaikan melalui pertunjukan itu untuk mengingatkan pasangan keluarga agar tetap menjalin kerukunan. Pasangan keluarga harus mampu membangun komunikasi yang baik dan sehat sehingga tidak memunculkan perpecahan.

“Selain itu, pesannya adalah agar segenap laki – laki tidak menggoda istri orang. Sebaliknya, perempuan juga tidak boleh menggoda suami orang lain,” tandasnya.

Dari pantauan suarantb.com, terlihat antusiasme yang luar biasa dari publik pertunjukan khususnya di Kota Mataram dalam mengapresiasi setiap pertunjukan. Bahkan sering terjadi penonton yang terpaksa tidak bisa masuk karena bangku penonton penuh. (ast)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here