32 Pasien Positif Covid-19 Kontak Erat dengan 160 Orang

Ilustrasi Covid-19. (Suara NTB/ist)

Dompu (Suara NTB) – Sampai Rabu, 29 April 2020, Pasien Dalam Perawatan (PDP) terkonfirmasi positif Covid-19 di Dompu, tercatat 32 orang. Satu di antaranya dinyatakan meninggal dunia. Atas temuan tersebut, tim gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 langsung melakukan contact tracing. Hasilnya, didapati 160 orang yang pernah kontak erat dengan pasien positif.

Temuan tersebut, ungkap Plh Kadikes Dompu, Maman, Skm., MMKes baru sebatas pada orang yang satu rumah dengan mereka. Sementara warga sekitar yang notabene potensial tertular belum dilakukan penjaringan.

“Dari 32 pasien itu keluarga satu rumahnya yang kita utamankan. Apabila terdapat yang reaktif akan kita upayakan isolasi mandiri dengan menempel stiker di rumah itu,” terangnya menjawab Suara NTB di Kantor Bupati, Rabu, 29 April 2020.

Terhadap 160 orang tersebut, lanjut dia, saat ini tengah menjalani tes cepat di puskesmas terdekat. Beberapa diantaranya menunjukan gejala reaktif dan telah diarahkan untuk isolasi mandiri sambil menunggu hasil uji swab.

Keputusan mengisolasi mandiri orang dengan gejala reaktif Covid-19 memang berbahaya. Apalagi ketika mereka tidak mematuhi protap penanggulangannya. Untuk itu, berbekal stiker pemberitahuan yang akan ditempel nantinya pada masing-masing rumah mereka, pemerintah desa/kelurahan diharapkan intens melakukan pengawasan. Sementara warga ditekankan tidak berupaya mendekat. “Ini akan kita terapkan untuk keluarga yang ditemukan reaktif itu, jadi pemerintah desa bisa lebih fokus memantau,” jelasnya.

Selain keluarga satu rumah dengan pasien positif Covid-19, tegas Maman, orang dengan risiko terpapar yang berada di sekitarnya pun akan dijaring. Hanya saja proses tersebut baru bisa dilakukan setelah hasil uji swab dikeluarkan Laboraturium RSUP NTB.

Untuk rapid tes sendiri tuntas dilakukan sebagaian besar puskesmas kecuali di wilayah kerja Puskesmas Calabai. Namun demikian, hasil sementara tak diingat jelas. “Tinggal kita tunggu hasil tes cepat di Calabai saja sekarang ini,’’ pungkasnya. (jun)