316 Napi Lapas Dompu Belum Penuhi Syarat Asimilasi

Murdahim. (Suara NTB/jun)

Dompu (Suara NTB) – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Dompu, terus mengidentifikasi narapidana yang sudah menjalani 2/3 dari masa pidananya untuk diberikan hak asimilasi. Namun demikian, dari 316 orang tersisa belum ada satupun yang memenuhi syarat. Demikian disampaikan Kepala Seksi Pembinaan dan Kegiatan Lapas Dompu, Murdahim, SH., ketika dikonfirmasi Suara NTB, Jumat, 31 Juli 2020.

Ia mengatakan, meski daerah ini sudah menerapkan tatanan hidup baru, pihaknya tetap menginventarisir warga binaan yang akan dibebaskan atau memenuhi syarat asimilasi pada masa pandemi Covid-19.  “Cuma sampai sekarang belum ada yang memenuhi syarat untuk itu, jadi ndak ada yang kita bebaskan,” ungkapnya.

Iklan

Dari total narapidana yang dibina sebelum munculnya Covid-19, sudah 93 orang diberikan hak asimilasi. Sementara 316 sisanya belum memenuhi syarat, termasuk 26 diantaranya yang merupakan tahanan titipan dari polres dan polsek jajaran.

Jumlah tersisa itu, lanjut dia, belum mampu mengurangi tingkat kelebihan kapasitas pada lembaga pemasyarakat di wilayah ini. Sebab kapasitas idealnya hanya mampu menampung 148 orang. “Kalau kita katakan over ya masih over, karena kapasitas kita kan hanya 148 orang. Cuma penempatannya masih bisa kita atur dengan baik sekarang,” ujarnya.

Disinggung temuannya terkait narapidana dengan hak asimilasi yang melanggar sehingga ditarik kembali, Murdahim menegaskan, dari 93 orang yang telah dibebaskan itu belum ada satupun ditemukan mengulangi perbuatannya atau melakukan kejahatan baru. Pun mereka masih cukup aktif memberikan laporan mingguan.

Sementara menyangkut kejelasan masa asimilasi mereka di rumah, pihaknya menunggu edaran lebih lanjut dari pemerintah pusat. “Kita ndak berani memberikan sinyal, intinya kita akan merujuk pada edaran direktorat ketika situasi Covid-19 sudah kembali normal,” pungkasnya. (jun)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here