30 Ribu PMI Dipulangkan

T. Wismaningsih Dradjadiah (Suara NTB/dok)

Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) NTB menyebutkan sekitar 30 ribu Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal NTB berpotensi dipulangkan ke Tanah Air karena habis masa kontrak kerjanya tahun 2021 ini. Sebanyak 30 ribu PMI tersebut diberangkatkan ke luar negeri pada 2018/2019 lalu.

Kepala Disnakertrans NTB, Dra. T.Wismaningsih Dradjadiah yang dikonfirmasi Suara NTB, Kamis, 4 Maret 2021, mengatakan sejak Januari hingga awal Maret ini, jumlah PMI asal NTB yang telah dipulangkan hampir sebanyak 2.000 orang. Pemulangan PMI asal NTB akan terus terjadi, karena puluhan ribu orang yang sudah habis masa kontraknya.

Iklan

‘’Iya (PMI NTB) akan terus pulang. Karena yang berangkat tahun 2018/2019 sudah banyak habis masa kontraknya. Inilah mereka yang akan pulang,’’ kata Wismaningsih.

Ia menjelaskan, banyak negara-negara tujuan PMI asal NTB yang belum membuka kedatangan calon PMI. Seperti Malaysia, mereka belum membuka kran untuk pengiriman PMI karena pandemi Covid-19.

Selain dipulangkan lewat penerbangan langsung Kuala Lumpur Malaysia – Lombok, kata Wismaningsih, banyak juga PMI asal NTB yang pulang lewat Jakarta. Untuk yang dipulangkan lewat penerbangan langsung dari Malaysia – Lombok, jumlahnya sudah hampir 2.000 orang.

Saat ini, lanjut Wismaningsih, penerbangan langsung dari Kuala Lumpur – Lombok, dua kali seminggu. Bahkan, akan ditambah menjadi tiga kali seminggu. Sekitar 90 persen penumpangnya merupakan PMI.

Sehingga, untuk mencegah penyebaran virus Corona varian baru masuk NTB, sejak Januari lalu dilakukan pengetatan. Semua PMI yang dipulangkan dari Malaysia lewat penerbangan langsung, mereka harus menjalani karantina terpusat di Asrama Haji NTB selama lima hari.

Kebijakan tersebut dilakukan sesuai Surat Edaran Kepala Satgas Penanganan Covid-19 Nasional No. 8 Tahun 2021. Bahwa semua pelaku perjalanan luar negeri harus dilakukan karantina terpusat selama ima hari.

Wismaningsih mengatakan Pemprov NTB menyiapkan tempat karantina terpusat di Asrama Haji untuk PMI asal Pulau Sumbawa, Lombok Barat dan Lombok Utara. Sedangkan, Kota Mataram sudah menyiapkan lokasi sendiri di Wisma Nusantara.

Begitu juga Lombok Tengah dan Lombok Timur. Untuk Lombok Timur, menyiapkan lokasi karantina terpusat bagi PMI di Rusunawa Labuhan Lombok.

‘’Sudah hampir 2.000-an yang sudah dipulangkan.  Karena angkanya setiap pemulangan itu 170 orang. Sampai minggu kedua Februari sebanyak 1.736 orang yang sudah dipulangkan,’’ tandas mantan Kepala Dinas Sosial (Disos) NTB ini. (nas)

Advertisementfiling laporan pajak filing laporan pajak Jasa Pembuatan Website Profesional