297.881 Jiwa Korban Gempa Segera Terima Jadup

H. Ahsanul Khalik (Suara NTB/ist)

Mataram (Suara NTB) – Sebanyak 86.824 KK atau 297.881 jiwa korban gempa NTB tahun 2018 akan segera menerima uang jaminan hidup (Jadup) dari Direktorat Perlindungan dan Jaminan Sosial Kementerian Sosial (Kemensos). Sebanyak 297.881 penerima Jadup tersebut tersebar di tiga kabupaten, yaitu Lombok Utara, Lombok Timur dan Kabupaten Sumbawa.

Kepala Dinas Sosial (Disos) NTB, H. Ahsanul Khalik, S.Sos, M.H., mengatakan, berdasarkan surat Direktur Perlindungan Sosial Korban Bencana Alam, M. Safii Nasution pada 23 Juli 2020, prioritas penerima Jadup tahap II tahun 2020 diberikan kepada korban bencana di wilayah kabupaten yang belum sama sekali menerima bantuan.

Iklan

Akibat keterbatasan anggaran tahun 2020 APBN Kemensos Satker Direktorat Perlindungan dan Jaminan Sosial, maka bantuan Jadup yang diberikan selama 30 hari dengan indeks masing-masing Rp10 ribu per hari/jiwa.

Khalik mengatakan, surat tersebut telah ditindaklanjuti Disos NTB pada 28 Juli 2020. Perihal permintaan data calon penerima Jadup korban bencana alam dengan bersurat ke Kepala Disos Lombok Utara, Lombok Timur dan Sumbawa.

‘’Juli sudah kita informasikan ketiga kabupaten tersebut, sesuai dengan surat Kemensos tiga kabupaten ini dulu. Informasinya, data-data yang diminta sudah masuk ke pusat dan sedang divalidasi atau dicek,’’ kata Khalik dikonfirmasi Suara NTB, Kamis, 15 Oktober 2020.

Adapun rincian calon penerima Jadup tahap II di tiga kabupaten tersebut. Untuk Kabupaten Sumbawa sebanyak 15.090 KK atau 57.365 jiwa, Lombok Utara 37.777 KK atau 121.286 jiwa dan Lombok Timur 33.957 KK atau 119.230 jiwa.

Dalam surat Kemensos disebutkan bahwa Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah, S.E., M. Sc., melalui surat No.847.3/II.I/Sosial tanggal 31 Desember 2019 yang ditujukan kepada Presiden RI, telah menyampaikan permohonan bantuan dana Jadup tahap II korban bencana sebanyak 220.559 KK atau 762.596 jiwa. Dengan rincian, Kota Mataram 12.064 KK atau 41.860 jiwa, Lombok Barat 62.824 KK atau 222.677 jiwa, Lombok Tengah 4.578 KK atau 16.215 jiwa, Sumbawa Barat 16.521 KK atau 62.677 jiwa, Sumbawa 15.090 KK atau 57.365 jiwa, Lombok Utara 75.554 KK atau 242.572 jiwa dan Lombok Timur 33.957 KK atau 119.230 jiwa.

Kemensos mengatakan bahwa pada 2019, bantuan Jadup tahap I telah disalurkan kepada korban bencana gempa bumi di Lombok Barat, Lombok Tengah, Kota Mataram dan Sumbawa Barat sebanyak 5.660 KK atau 19.099 jiwa dengan total bantuan senilai Rp11.459.400.000. (nas)