26 Agen Bank dan Tiga “Money Changer” Siap Layani Kebutuhan Keuangan Penonton WSBK

Heru Saptaji (Suara NTB/bul)

Mataram (Suara NTB) – Pertamina Mandalika Internasional Street Sirkuit di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika akan menjadi lokasi penyelenggaraan balap Motor Internasional World Superbike (WSBK) pada 19-21 November 2021 ini. Pelaksanaan World Superbike sudah tinggal menghitung hari. Segalanya harus disiapkan dengan baik.

Berbagai pihak mulai dari penyelenggara acara, Pemerintah Pusat maupun Daerah terus bekerja sama dalam upaya menyukseskan acara tersebut. Gubernur Provinsi NTB, Dr. H. Zulkieflimansyahpun telah mengeluarkan Surat Keputusan No.426-3-621 Tahun 2021 tanggal 2 November 2021 perihal Panitia Daerah WSBK 2021 dan MotoGP 2022.

Iklan

Berdasarkan SK tersebut Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi NTB ditunjuk sebagai Koordinator Bidang Fasilitas Jasa Keuangan dan Kemudahan Transaksi. Sebagai koordinator, Bank Indonesia dibantu oleh beberapa anggota antara lain Kepala OJK Provinsi NTB, Kepala Biro Perekonomian Setda Provinsi  NTB, Kepala Bappenda Provinsi  NTB, Kepala Diskominfotik Provinsi NTB, Ketua Himbara NTB, Kepala Perbamida NTB, Ketua Forum CSR NTB, PT ITDC dan Bank NTB Syariah.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi NTB, Heru Saptaji menyampaikan bahwa Bank Indonesia telah melakukan koordinasi secara intensif dengan seluruh Perbankan, Penyedia Jasa Pembayaran (PJP) dan Asosiasi Pedagang Valuta Asing (APVA) di wilayah Provinsi Nusa Tenggara Barat untuk mempersiapkan fasilitas layanan transaksi keuangan yang memadai.

Sampai sekarang, telah tersedia 26  unit mesin ATM yang tersebar di area KEK Mandalika dan akan dilakukan penambahan tujuh unit mesin ATM oleh beberapa Bank, 18  agen bank dan akan ditambah delapan . Sehingga totalnya menjadi 26 agen bank, memberikan pelayanan optimal kepada seluruh peserta maupun pengunjung WSBK 2021.

Selain itu, Bank Indonesia dan beberapa bank juga akan menyediakan 9 unit mobil kas keliling dan ATM pada saat hari pelaksanaan kegiatan sehingga kebutuhan uang tunai masyarakat dapat terpenuhi dengan kualitas prima. Selanjutnya, Bank Indonesia juga mendorong seluruh masyarakat untuk melakukan transaksi keuangan secara non tunai agar lebih aman dan praktis terutama di tengah pandemi sehingga sampai saat ini di area KEK Mandalika telah tersedia merchant yang dapat melayani transaksi QRIS sebanyak 396 dan akan ditambah lagi sebanyak 316. Sehingga totalnya  akan menjadi 712  di kawasan tersebut.

Selain itu 389  merchant telah memiliki mesin EDC dan akan ditambah menjadi 399  seiring kebutuhan dan komitmen masyarakat dan PJP. Kemudian penyediaan layanan penukaran valuta asing telah tersedia tiga kantor money changer di area KEK Mandalika. Ditambah lagi dengan beberapa hotel di KEK Mandalika juga telah melakukan kerjasama dengan penyelenggara KUPVA BB di NTB untuk memberikan layanan penukaran valuta asing bagi tamu hotel atau wisatawan.

Pelaksanaan WSBK ini perlu untuk didukung secara maksimal mengingat event ini dapat menjadi momentum pertumbuhan ekonomi NTB lebih dari 1 tahun terganggu oleh wabah covid-19 dan keberhasilan event WSBK 2021 tidak terlepas dari peran institusi keuangan melalui penyediaan sarana pendukung transaksi keuangan yang cepat, mudah, murah, aman, dan handal. Oleh karena itu, Bank Indonesia bersama seluruh institusi keuangan siap menyukseskan gelaran WSBK 2021 dan MotoGP 2022 yang menjadi jendela informasi di tataran lingkup dunia nantinya. (bul)

Advertisement Jasa Pembuatan Website Profesional