25 Nakes Puskesmas Paruga Positif Covid-19, Diduga Tertular Dokter

Abdul Malik. (Suara NTB/Dok)

Kota Bima (Suara NTB) – Sebanyak 25 Tenaga Kesehatan (Nakes) seperti Bidan, Perawat dan Pegawai Puksesmas Paruga yang berada di Kelurahan Dara Kecamatan Rasanae Barat Kota Bima dikonfirmasi positif Covid-19, pada Rabu, 29 Juli 2020.

25 Nakes yang positif tersebut diduga tertular dari seorang dokter umum yang diketahui bertugas di Puksesmas setempat, inisial Sr (38 Tahun) yang sebelumnya terkonfirmasi positif bersama suami dan dua orang anaknya berusia 3 dan 6 Tahun.

Juru Bicara Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Bima, H. Abdul Malik SP, MM, membenarkan adanya tambahan kasus positif Covid-19. Kata dia, 25 orang itu sebelumnya dinyatakan reaktif usai menjalani tes cepat (rapid test).

“Iya benar, berdasarkan rilis yang kami terima dari Tim Gugus Tugas Covid-19 Provinsi NTB, ada 25 kasus tambahan hari ini di Kota Bima,” katanya kepada Suara NTB, Rabu, 29 Juli 2020.

Lebih lanjut Malik mengatakan 25 orang yang terkonfirmasi positif itu berdasarkan hasil pelacakkan kontak (tracing contact) dari seorang dokter inisial Sr (38 Tahun) yang bertugas di Puskesmas Paruga.

“Dari hasil pelacakan ada 131 orang yang dites cepat, 44 reaktif dan hasil swab ada 25 orang terkonfimasi positif hari ini,” ujarnya.

Lantaran ada dokter yang positif Covid-19, lanjutnya bahkan Dinas Kesehatan (Dikes) Kota Bima menutup sementara Puskesmas Paruga. Penutupan pelayanan mulai diberlakukan sejak tanggal 22 Juli 2020 hingga waktu yang tidak ditentukan.

“Sampai sekarang pelayanan di Puskesmas Paruga ditiadakan. Pasien lansia, ibu hamil, anak-anak hingga pasien umum, dipindahkan ke Puskesmas terdekat,” ujarnya.

Malik menambahkan, 25 pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19 itu sudah dibawa ke ruang isolasi RSUD Bima untuk ditangani medis lebih lanjut. Bahkan kondisi mereka dalam keadaan normal dan baik.

“Langsung dibawa ke ruang isolasi RSUD Bima malam ini,” katanya menambahkan. (uki)