23 Siswa dan Guru SMAN 1 Mataram Negatif Covid-19

Suasana lengang di SMAN 1 Mataram pada Sabtu, 9 Januari 2021 lalu saat diputuskan pembelajaran tatap muka dihentikan sementara. Mulai Kamis, 14 Januari 2021 pembelajaran secara tatap muka terbatas kembali dibuka.

Mataram (Suara NTB) –  Hasil tes usap atau swab test kepada 23 siswa dan guru SMAN 1 Mataram yaitu negatif Covid-19. Mereka mengikuti tes usap setelah dianggap memiliki riwayat kontak erat dengan siswa SMAN 1 Mataram yang terkonfirmasi positif Covid-19. Dengan begitu, pembelajaran tatap muka kembali dilanjutkan mulai Kamis, 14 Januari 2021.

Kepala SMAN 1 Mataram, Kun Andrasto pada Kamis, 14 Januari 2021 malam mengatakan, hasil tes swab PCR Covid-19 yang dilakukan pihak Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Provinsi NTB untuk guru dan siswa sebanyak 20 orang pada Selasa, 12 Januari 2021 dinyatakan negatif, sedangkan tiga orang mengikuti tes rapid antigen atas inisiatif keluarganya juga negatif. “Alhamdulillah hasil tes swab PCR Covid-19 negatif,” katanya.

Dengan begitu, pembelajaran secara tatap muka dibuka kembali pada Kamis dengan jadwal yang sudah disiapkan. “Dan untuk Senin akan ada perubahan jadwal karena kelas XII diprioritaskan, mengingat waktu belajar kelas XII tinggal 12 pekan efektif, dengan harapan anak-anak bisa mempersiapkan untuk ujian sekolah dan persiapan masuk tes perguruan tinggi,” ujar Kun.

Sementara itu, kelas X dan XI belajar tiga kali dalam sepekan yang jumlah siswanya setiap hari tidak lebih dari setengah dari jumlah siswa seluruhnya. Hal itu untuk menghindari kerumunan.

Kun menjelaskan, pembelajaran tatap muka dilakukan dengan sistem blok dan setiap pekan terjadi perubahan blok. Siswa kelas X dan XI hadir tiga kali dalam sepekan dan kelas XII hadir setiap hari untuk belajar tatap muka sesuai dengan pembagian jadwal blok. Siswa yang masuk hanya 50 persen dari jumlah siswa di setiap kelas.

Ia merincikan, kegiatan pembelajaran tatap muka terbatas dimulai pukul 07.30 sampai dengan 11.00 Wita untuk kelas X dan XI, dan pukul 07.30 sampai dengan 11.20 Wita untuk kelas XII. Dilakukan juga pembagian pintu masuk, pada hari Kamis-Sabtu, 14-16 Januari 2021, kelas X masuk dan pulang melalui pintu barat sedangkan kelas XI melalui pintu timur. Sementara mulai hari Senin, 18 Januari 2021, kelas X dan XI masuk dan pulang melalui pintu barat sedangkan kelas XII melalui pintu timur.

“Orang tua atau wali yang mengantar dan menjemput putra-putrinya diharapkan menyesuaikan dengan jadwal pembagian blok kegiatan belajar mengajar untuk menghindari penumpukan terutama pada saat kepulangan,” ujar Kun.

Seperti diketahui, ada dua orang siswa SMAN 1 Mataram terkonfirmasi positif Covid-19. Awalnya pihak sekolah memperoleh informasi dari orang tua salah satu siswa kelas XII bahwa anaknya positif Covid-19 saat libur sekolah. Anak itu telah melakukan isolasi mandiri dan tidak masuk sekolah di awal pembelajaran tatap muka pada minggu ini.

Namun, ada seorang siswa SMAN 1 Mataram yang merupakan teman dari siswa tersebut sempat saling bertemu saat libur sekolah. Siswa itu mengikuti pembelajaran secara tatap muka pada awal minggu ini. Setelah dilakukan tes, ternyata hasilnya terkonfirmasi positif. (ron)