Diduga Hilang Kendali, Minibus Tabrak Dua Pejalan Kaki di Depan Komplek Pertokoan Pancor

0
Tangkapan layar CCTV merekam kejadian tabrakan di depan komplek pertokoan Pancor Lotim Senin lalu.

Selong (Suara NTB) – Diduga kehilangan kendali, sebuah minibus jenis Suzuki MPV menabrak dua pejalan kaki dan puluhan motor yang diparkir di komplek pertokoan Pancor, Lombok Timur, pada Senin, 10 Juni 2024. Insiden tersebut mengakibatkan dua orang pejalan kaki, salah satunya anak-anak, mengalami luka serius dan harus dilarikan ke rumah sakit.

Peristiwa ini terekam dalam kamera Close Circuit Television (CCTV) yang beredar di media sosial. Dalam rekaman tersebut, terlihat minibus yang dikemudikan oleh SF (57) tiba-tiba keluar dari parkiran dan melaju menyeberang jalan. Karena kurang kendali, minibus ini kemudian menabrak dua pejalan kaki serta sejumlah motor yang diparkir di depan sebuah kantor bank.

Kanit Penegakan Hukum (Gakkum) Satlantas Polres Lombok Timur, IPDA Alam Prima Yogi, mengungkapkan bahwa insiden ini terjadi pada Senin siang sekitar pukul 14.00 Wita. “Sopir minibus keluar dari parkiran dan tiba-tiba putar arah ke kanan jalan hingga menabrak pejalan kaki yang berdiri di depan Bank BCA dan motor yang terparkir,” jelas Yogi pada Selasa, 11 Juni 2024.

Dua pejalan kaki menjadi korban dalam insiden ini. Salah satunya adalah anak kecil berusia 4 tahun yang kini dirawat di Rumah Sakit Lombok Timur, sementara korban dewasa telah diperbolehkan pulang. Selain itu, tujuh motor mengalami kerusakan, dengan dua di antaranya rusak berat.

Yogi menegaskan, bahwa insiden tersebut bukan disebabkan oleh rem blong, melainkan sopir diduga kehilangan kendali. “Setelah dinyalakan, mobilnya langsung putar arah ke kanan jalan dan menabrak pejalan kaki serta motor yang terparkir,” tambah Yogi.

Saat ini, pihak kepolisian menunggu laporan dari kedua belah pihak, baik dari pengemudi maupun korban, untuk menentukan langkah selanjutnya. “Jika mereka berdamai, tentu kami fasilitasi,” tutup Yogi.

Kejadian ini menjadi peringatan bagi para pengemudi untuk lebih berhati-hati dalam berkendara, terutama di area ramai dan padat kendaraan serta pejalan kaki. (rus)