Polda NTB Tangkap 24 Tersangka Narkotika, 12 di Antaranya Residivis

0

Mataram (Suara NTB) – Ditresnarkoba Nusa Tenggara Barat telah mengamankan 24 tersangka kasus narkotika selama periode April hingga Mei. Pengungkapan ini disampaikan dalam konferensi pers di Tribun Bhara Daksa Polda NTB, Rabu, 5 Juni 2024. Dari 24 tersangka tersebut, 12 di antaranya merupakan residivis.

“24 orang tersangka, 12 di antaranya residivis,” ujar Kombes Deddy Supriadi, Direktur Reserse Narkoba Polda NTB.

Deddy juga menyampaikan bahwa pihaknya telah mengamankan barang bukti berupa shabu seberat 4,4 kilogram (kg) dengan nilai kerugian mencapai Rp 674 juta, obat ekstasi sebanyak 139 butir, serta satu unit kendaraan roda dua.

“Barang bukti terdiri dari shabu dan ekstasi dengan estimasi nilai jual per butir sekitar Rp 500.000, sehingga total nilai barang bukti ekstasi yang berhasil digagalkan sebesar Rp 69 juta,” terang Deddy.

Lebih lanjut, Deddy menerangkan bahwa pelaku narkotika memiliki jaringan yang terstruktur. “Bandar memiliki kategorinya, tidak mudah mengungkapkan jaringannya. Jika yang di bawah tertangkap, sampai bandarnya tahu.”

Deddy menambahkan bahwa secara umum Ditresnarkoba mencatat adanya penurunan jumlah narkotika yang diamankan. “Melihat tren pengungkapan Januari hingga Februari dibandingkan dengan bulan sekarang (April-Mei), ada penurunan.”
Penurunan jumlah barang narkoba ini berbanding terbalik dengan peningkatan jumlah tersangka yang ditangkap. “Barang bukti lebih sedikit, tersangka lebih banyak,” tutup Deddy.

Selain mengamankan barang bukti shabu, ganja, ekstasi, dan kendaraan roda dua, penyidik juga menyita uang tunai sebesar Rp 49 juta dan 38 unit handphone. (wan)