Digandeng Najmul Akhyar, Djohan Optimis Menangkan Sang Putra

0

Tanjung (Suara NTB) – Usai saling mengalahkan dalam 2 periode Pilkada (2015-2020) sebelumnya, dua tokoh politik Kabupaten Lombok Utara (KLU) yakni H. Najmul Akhyar, dan H. Djohan Sjamsu, kini bersatu. Namun keduanya bukan sebagai paket pasangan calon (paslon), melainkan Djohan Sjamsu memilih “mengawinkan” sang putra sulung, Kusmalahadi Syamsuri, ST., MT., sebagai pendamping bakal Calon Wakil Bupati bergandengan dengan bakal calon bupati, H. Najmul Akhyar pada Pilkada 2024.

Setelah sekian lama tak bertatap muka, kedua tokoh terlihat menjalin silaturahmi. Kedua tokoh itu bertemu di salah satu rumah pribadi di Mataram. Dalam sebuah momen (foto) yang diabadikan, Bupati KLU tampak didampingi sang istri, Hj. Galuh Nurdiyah, serta ketiga anaknya (satu laki-laki, dua perempuan). Sementara Najmul Akhyar, didampingi sang istri sekaligus caleg terpilih DPRD NTB, Hj. Rohani.

Juru bicara keluarga dari pihak Djohan, Dedi Romi H, S.Kep.Ners., SH., mengaku pertemuan tersebut berlangsung di Mataram. H. Najmul Akhyar, selaku pihak yang datang bersilaturahmi bersama sang istri.

Usai pertemuan, ia membenarkan bahwa perbincangan kedua tokoh sekaligus dua keluarga ini terjalin lebih hangat dan mesra. Dari diskusi yang berjalan – termasuk terkait Pilkada, keduanya memiliki visi yang sama, yaitu menang dan membangun daerah.

“Perbedaan politik selama 10 tahun terakhir, Alhamdulillah, mencair berkat kedewasaan berpolitik keduanya. Kami semakin yakin, masyarakat akan memberi dukungan untuk paket H. Najmul Akhyar dan Kusmalahadi,” tandasnya.

Sementara, H. Djohan Sjamsu, usai pertemuan mengakui, silaturahmi bersama-sama keluarga dengan Najmul Akhyar adalah yang pertama setelah sekian lama. Namun sebelum ini, ia cukup sering berbicara meski lewat telepon.

“Kami bertemu untuk memastikan paket calon Ustadz H. Najmul Akhyar dengan Kus berpasangan pada Pilkada 2024. Insyaallah,” tegasnya.

Kedua pihak, kata dia, punya komitmen yang sama untuk keluar sebagai paslon pada Pilkada 2024. Ia juga meyakini, penyatuan paket ini akan berjalan dengan baik hingga pendaftaran di KPU pada bulan Agustus mendatang.

Djohan menyambung, paket Najmul – Kus, akan didukung oleh sejumlah parpol. Di antara parpol yang sudah terbangun komunikasinya secara positif antara lain, Demokrat (3 kursi), PPP (2 kursi).

“Sedangkan dari pihak Pak Najmul sudah mengantongi 1 kursi Perindo. Sehingga jumlah partai ini 6 kursi atau setara dengan 20 persen syarat minimal pendaftaran.  Sedang kita ikhtiar pula untuk mengajak partai lain, seperti PBB, PKS PAN dan PDI P. Harapannya, tentu kita bisa bersama-sama berjuang untuk menang, tidak boleh kita kalah,” tandasnya. (ari)