Sekolah dan Pemerintahan Belajar Cinta Produk Lokal di NTB Mall

0

Mataram (Suara NTB) – NTB Mall sebagai pusat penjualan produk-produk pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dijadikan destinasi belajar. Tidak hanya sekolah, pemerintah daerah luar NTB dan lembagapun melakukan hal yang sama, belajar di NTB Mall.

NTB Mall adalah pusat penjualan produk UKKM ekraf, kuliner hingga fesyen. Tidak sekedar sebagai tempat pemasaran, NTB Mall berkembang menjadi pusat edukasi produk lokal. “Sekarang sekolah-sekolah menjadikan NTB Mall pusat edukasi, kita mengawal bagaimana masyarakat punya kecintaan terhadap produk lokal. Itu juga kita ingin anak-anak sekolah bisa cinta produk lokal,” ujar Pengelola NTB Mall, Kepala UPTD BP3UD Dinas Perdagangan Provinsi NTB,  Lalu Afghan, Rabu, 22 Mei 2024.

Sejumlah sekolah yang dicatat berkunjung belajar di NTB Mall diantaranya, SD Abata, SD IT Samawa Cendikia, SD IT Anak Sholeh, SD IT Al Falah Taman Sari Ampenan, SMA Islam Hidayatullah Semarang, SMP IT Sayang Ibu. Di NTB Mall, murid dan siswa sekolah mengenal kegiatan jual beli dan fungsi alat pembayaran yang sah. Belajar estimasi jumlah uang yang dimiliki dan belanjanya. Mengenal produk-produk NTB khususnya agar dari kecil mencintai produk daerahnya sendiri. Memberikan inspirasi dan dorongan anak untuk mengasah bakatnya sebagai pengusaha. Serta belajar antre dan menghargai kepentingan orang lain.

Selain dari sekolah-sekolah, ada juga kunjungan dari beberapa daerah luar NTB. Mereka yang datang juga untuk melakukan studi tiru pemberdayaan UMKM yang ada di NTB. Diantara daerah yang sudah datang belajar ke NTB Mall adalah Kabupaten Sleman-DIY study tiru, Kota Bau Bau Sulawesi Tenggara studi tiru, Jawa Timur, Jawa Barat dan Kalimantan Timur studi lapangan.

“Mereka juga ingin mengetahui fungsi pemerintah sebagai fasilitator. Termasuk juga ada BPS pusat juga datang terkait data yang ditampilkan NTB Mall, bagaimana transaksi perdagangan itu tertuang sebagai sebuah data,” terangnya.

Sementara itu, jika melihat perkembangan NTB Mall saat ini dari progressnya on the track sampai dengan Mei 2024. Apalagi sekarang banyak pesanan UMKM dan sebaran UMKMnya juga semakin banyak. Artinya tidak hanya UMKM itu-itu saja tampil, tapi banyak UMKM yang terlibat dalam pemasaran produk produk itu.  “Insya allah UMKM banyak pendapatan dari semua penjualan di NTB Mall. Ditambah banyak kegiatan di NTB juga mendongkrak penjualan produk UMKM,” tandasnya. (bul)