Instruksi Pusat, Muazzim Akbar Sebut Koalisi Pilpres Berlanjut di Pilkada

0

Mataram (Suara NTB) – Masa pendaftaran bakal calon kepala daerah, baik gubernur, bupati/wali kota masih jauh, yakni pada bulan Agustus mendatang. Sebelum pendaftaran dilakukan, sejumlah figur sudah mulai mensosialisasikan diri dan menyatakan siap maju sebagai bakal calon kepala daerah.

Namun, hingga saat ini belum ada satu pun partai politik (parpol) atau koalisi parpol yang memiliki bakal calon yang akan diusung. Meski sudah ada parpol yang siap mengusungnya kadernya maju dalam pilkada, masih harus berkoalisi dengan parpol lain.

Begitu juga dengan Partai Amanat Nasional (PAN) masih belum menetapkan siapa figur yang akan diusung sebagai bakal calon gubernur atau wakil gubernur. Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PAN NTB seperti disampaikan Ketua DPW H. Muazzim Akbar, jika partainya belum menetapkan siapa yang akan diusung.

Saat disinggung satu figur yang akan diusung pada pilkada NTB mendatang, anggota terpilih DPR RI dari Daerah Pemlilihan NTB II ini, Muazzim menegaskan, masih belum ada keputusan dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PAN. Muazzim menegaskan, jika parpol yang tergabung dalam Koalisi Indonesia Maju (KIM) memiliki peluang untuk melanjutkan koalisi di pilkada serentak NTB November mendatang.

Menurutnya, ada instruksi dari ketua umum, jika sinergi antara koalisi yang ada di pusat, bisa linier dengan koalisi yang ada di daerah. Salah satu alasan KIM ini diharapkan berlanjut ke Pilkada, ujarnya, ketika Presiden dan Wakil Presiden RI terpilih berasal dari KIM, ditambah dengan gubernur dan wakil gubernur, bupati dan wakil bupati, serta wali kota dan wakil wali kota di NTB berasal dari koalisi yang sama.

‘’Maka sinergi dalam membangun daerah untuk masa mendatang, di klaim akan lebih mudah. Artinya komunikasi kita dari pusat ke daerah, begitu juga sebaliknya, akan lebih gampang,” ujarnya saat ditemui di sela-sela mengikuti Sangkep Karye yang digelar Majelis Adat Sasak di Aula Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Provinsi NTB, Kamis, 23 Mei 2024.

Dalam mewujudkan KIM berlanjut di daerah, DPW PAN NTB masih membangun komunikasi dan koordinasi dengan parpol lain dari KIM, seperti Partai Golkar, Gerindra, Partai Demokrat, PBB dan juga Partai Gelora.

Meski demikian, diakuinya, dalam mempersatukan itu pasti ada tantangan. Mengingat partai politik seperti Golkar, Gerindra, dan Demokrat memiliki suara dominan di Pemilu yang digelar Februari 2024 lalu. Untuk itu, hal ini sesuatu yang harus dipikirkan Bersama dan jalinan komunikasi terus dibangun.

Sementara Sekretaris Partai Persatuan Indonesia (Perindo) NTB M. Nashib Ikroman, menegaskan, jika Perindo masih tetap akan mengusung Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah, M.Pd., sebagai bakal calon. Hingga sekarang, pihaknya terus berkoordinasi dengan sejumlah parpol dalam mendukung Wakil Gubernur periode 2028-2023 tersebut untuk maju sebagai bakal calon.

Bahkan, Kamis, 23 Mei 2024, Hj. Sitti Rohmi Djalilah sedang berada di Kantor PPP Jakarta untuk mengikuti proses yang ada di partai tersebut. Menurutnya, sebelum pendaftaran dimulai, semua kemungkinan masih bisa terjadi termasuk dengan siapa Hj. Sitti Rohmi Djalilah berpasangan. (ham)