Lepas CJH, Bupati Dompu Minta Didoakan Bersama Wakilnya

0

Dompu (Suara NTB) – Bupati Dompu, H. Kader Jaelani melepas secara resmi keberangkatan Calon Jemaah Haji (CJH) asal Kabupaten Dompu. Sebanyak 126 CJH asal Kabupaten Dompu dan 10 orang diantaranya merupakan Lanjut Usia (Lansia) dan tergabung dalam kloter 12 embar kasi Lombok.

H. Kader Jaelani dalam sambutannya di hadapan para CJH dan para pejabat lingkup pemerintah daerah (Pemda) Kabupaten Dompu di aula Pendopo Bupati, Senin, 20 Mei 2024 pagi mengatakan, para CJH merupakan orang pilihan yang menjadi tamu Allah SWT untuk menjalankan ibadah Haji. Orang yang sudah menjalankan ibadah haji, tidak sedikit ingin kembali menunaikan ibadah haji. Di Arab Saudi sebagai area pelaksanaan ibadah haji, menjadi tempat yang cepat dikabulkan do’a.

Baca Artikel Lainnya …

Dipasangi Spanduk KPK, Pemilik Rumah Bakso Sampaikan Kondisi Sebenarnya

 

“Jangan lupa do’akan (kebaikan) saya bersama H. Syahrul Parsan,” kata H. Kader Jaelani sebelum mengakhiri sambutannya.

Sebelumnya, H. Kader Jaelani juga meminta para CJH untuk mendoakan bagi kebaikan daerah Kabupaten Dompu. Program Jara Pasaka (Jagung, Porang, Padi, Sapi, dan Ikan) untuk mewujudkan Dompu MASHUR (Mandiri, Sejahtera, Unggul, dan Religius) bisa terwujud. Anak – anak yang terlibat dalam kenakalan remaja diberi kesadaran untuk memperbaiki diri. “Mereka yang suka melakukan demo anarkis juga diberi kesadaran,” harapnya.

CJH asal Kabupaten Dompu yang akan diberangkatkan dari Kabupaten Dompu pada 25 Mei dan memasuki asrama haji Mataram pada 26 Mei ini diminta untuk menjaga diri dan kesehatannya menjelang keberangkatan ke tanah suci. Di asrama haji,CJH hanya akan beristrahat sehari sambil diperiksa kesehatan dan kelengkapan dokumen keberangkatan.

CJH Dompu yang tergabung dalam kloter 12 embar kasi Lombok bersama CJH asal Kota Bima, Kabupaten Bima, dan Lombok Tengah ini akan diberangkat ke Arab Saudi melalui bandara Lombok pada 27 Mei sekitar jam 05.25 wita. “Mulai sekarang, dijaga betul kesehatannya. Jangan sampai karena tidak hati – hati membuat bapak – ibu terganggu nanti dalam menjalankan ibadah hajinya,” pintanya.

H. Kader Jaelani juga meminta kepada para CJH yang masih kuat fisiknya untuk juga membantu CJH lain yang kurang mampu fisiknya. Kendati ada petugas haji dan tenaga kesehatan, para CJH yang mampu mengabaikan CJH yang tidak mampu. “Itu bagian dari pahala yang dicatat sebagai kebaikan di sisi Allah,” kata H. Kader Jaelani.

Diantara CJH asal Kabupaten Dompu, terdapat 2 orang pejabat tinggi pratama yang juga melaksanakan ibadah haji. Kepala Dinas Sosial Kabupaten Dompu, Drs Abdul Hari dan Kepala Bapenda Kabupaten Dompu, Drs H Muhibuddin, M.Si. Sementara yang bertugas sebagai Petugas Haji Daerah (PHD) asal Dompu, M Khaedir, M.Pd., guru pada SMAN 1 Woja. (ula)