Harga Menggiurkan, Pengusaha Dompu Prioritaskan Pengiriman Sapi ke Jakarta

0

PERMINTAAN ternak potong, khususnya sapi dari Dompu ke beberapa daerah di Pulau Kalimantan cukup tinggi. Pengusaha ternak Dompu pun menyambutnya dengan mengirim ternak potongnya ke wilayah Kalimantan. Namun, untuk kebutuhan hewan kurban saat Hari Raya Idul Adha, para pengusaha memprioritaskan pengiriman ke Jakarta, karena harga yang lebih menggiurkan.

Pengiriman ternak potong asal Dompu ruting dilakukan pada tiga wilayah yaitu Kalimantan, Sulawesi dan Jakarta. Selain untuk kebutuhan hewan kurban, pengusaha lebih memilih pengiriman ternak potong ke Kalimantan dan Sulawesi. Karena permintaannya yang tinggi, kendati keuntungan per ekornya tidak banyak dibandingkan dijual ke Jakarta untuk kebutuhan hewan qurban.

Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Dompu, Muhammad Abduh, M.Si., yang dikonfirmasi, Sabtu, 18 Mei 2024 mengakui, saat ini para pengusaha ternak tengah fokus mengirimkan ternak potong ke Jakarta untuk memenuhi kebutuhan pasar hewan kurban.

Hingga saat ini sebanyak 1.230 ekor sapi potong dari Dompu berhasil dikirim ke Jakarta menggunakan mobil tronton dan pengiriman menggunakan jasa tol laut. “Alhamdulillah sejauh ini tidak ada kendala dalam perjalanan,” ungkap Abduh.

Para pengusaha ternak memasarkan sendiri ternaknya. Tidak melalui perantara, sehingga harganya kompetitif dan keuntungan yang didapat juga kompetitif. Karena dikirim lebih awal, para pengusaha juga memiliki waktu yang cukup dalam memasarkan ternaknya. “Tanggal 21 Mei ini, kita akan kembali kirim ternak untuk kebutuhan hewan kurban ke Jakarta,” katanya.

Tingginya permintaan ternak potong dari luar daerah dikatakan Muhammad Abduh, tidak sampai kebutuhan ternak potong dalam daerah kesulitan. Kebutuhan ternak potong dalam daerah dan luar daerah sejauh ini masih tercukupi. Kuota 11 ribu ekor lebih untuk ternak asal Dompu berdasarkan populasi ternak yang ada. “Alhamdulillah sampai saat ini tidak mengalami kesulitan (memenuhi kebutuhan ternak potong). Semua persiapan ternak potong tersedia,” katanya.

Meski demikian, harga daging segar juga masih stabil di pasaran, berkisar Rp110 ribu hingga Rp120 ribu per kilogram. Adanya kenaikan harga daging di beberapa daerah di NTB, tidak sampai berdampak di Dompu.

Kenaikan yang Wajar

Sementara di satu sisi, harga sapi dan kerbau hidup menjelang Hari Raya Idul Adha mengalami kenaikan dengan selisih Rp1 juta hingga 2 juta per ekor dibandingkan hari – hari biasa.

Kenaikan ini dinilai wajar oleh para pengusaha, karena itu terjadi hanya menjelang Idul Adha atau menjelang Idul Fitri. Kenaikan ini juga karena tingginya permintaan pasar untuk kebutuhan hewan kurban.

“Kalau harga daging sapi atau kerbau masih stabil dari dulu Rp.120 ribu per kg. Tapi ternak potongnya yang naik. Kenaikan itu biasa menjelang Idul Adha dan Idul Fitri. Kenaikannya berkisar Rp1 juta sampai Rp2 juta. Makanya beberapa pengusaha rumah potong membatasi pemotongan hewan potongnya,” ungkap Hadijah, pengusaha daging segar di Dompu kemarin. (ula)