Hari Ini, Kloter 4 Berangkat ke Tanah Suci

0

Mataram (Suara NTB) – Setelah tiga kelompok terbang (Kloter) Embarkasi Lombok diberangkatkan ke Tanah Suci sejak tanggal 12 Mei lalu, kloter 4 asal Lombok Timur (Lotim) tiba di Asrama Haji NTB pada Rabu, 15 Mei 2024 pukul 09.00 Wita. Dijadwalkan JCH Kloter 4 akan berangkat pada Kamis, 16 Mei 2024 pukul 10.40 Wita melalui BIZAM.

Ketua Tim Umum dan Humas Kanwil Kemenag Provinsi NTB H. M. Syukri Safwan mengatakan, kloter 4 berjumlah 393 orang, termasuk di dalamnya para petugas yang terdiri dari ketua kloter, pembimbing ibadah, dokter, paramedis, Petugas Haji Daerah (PHD).

Setelah memasuki Asrama Haji, Jemaah Calon Haji (JCH) langsung memasuki Aula Bir Ali 2 untuk mengikuti prosesi penerimaan secara resmi. Selain mengikuti pemeriksaan kesehatan dan penyelesaian dokumem imigrasi, jemaah juga mendapatkan informasi terkait dengan aktivitas selama berada di Asrama Haji dan hal-hal berkaitan dengan keberangkatan haji.

“Jemaah mengikuti prosesi pemeriksaan kesehatan, penyelesaian dokumem imigrasi, pemberian living cost, pemberian gelang, dan-lain-lain. Setelah itu, jemaah juga diberikan kamar untuk istirahat,” kata H. M. Syukri Safwan, Rabu, 15 Mei 2024.

Untuk menjaga kebugaran jemaah haji, mereka mengikuti senam kesehatan haji di sore hari. Seperti yang pernah disampaikan oleh Sekjen Kemenag M. Ali Ramdhani, pemerintah memberikan perhatian khusus terhadap faktor kesehatan dalam penyelenggaraan haji tahun ini, sehingga senam haji menjadi sangat penting.

Setidaknya, ada dua hal yang menjadi alasan mengapa faktor kesehatan menjadi perhatian. Pertama, kuota haji tahun ini mencapai 241.000 jemaah, terbanyak dalam sejarah penyelenggaraan ibadah haji 1445 H/2024 M Indonesia. Dari jumlah itu, lebih dari 45.000 jemaah yang masuk kategori lanjut usia (lansia) secara nasional.

Kedua, ada lebih 770 jemaah haji yang wafat tahun lalu. Ini juga jumlah terbanyak dalam 10 tahun terakhir penyelenggaraan ibadah haji. Sehingga senam hajiini  dikemas untuk menjaga kebugaran dan ketahanan fisik jemaah. Senam haji ini sendiri dirumuskan tim Perhimpunan Kedokteran Haji Indonesia (Perdokhi) dan Perhimpunan Dokter Spesialias Kedokteran Fisik dan Rehabilitasi (Perdosri) dengan gerakan low impact.

Syukri Safwan menambahkan, JCH juga mendapatkan pengarahan atau bimbingan manasik haji kepada seluruh jemaah sebagai sebuah penyegaran agar ibadah yang akan dilakukan di Tanah Suci berjalan dengan lancar.

Setelah melaksanakan proses pelepasan pada Kamis, 16 Mei 2024, seluruh jemaah menuju BIZAM pukul 08.00 Wita. Selanjutnya jemaah dijadwalkan take off  menuju Madinah pukul 10.40 Wita.(ris)