70 Persen Lulusan SMKPP Mataram Terserap Dunia Kerja

0

Mataram (Suara NTB) – Program sekolah 3 dan 4 tahun yang diselenggarakan oleh SMK Pertanian Pembangunan (SMK-PP) Negeri Mataram di Labuapi, Kabupaten Lombok Barat berbuah manis. Sebagian besar lulusannya terserap dunia kerja, baik di dalam negeri, hingga luar negeri.

Sekolah UPTD Dinas Pertanian dan Perkebunan Provinsi NTB ini Selasa, 14 April 2024 melepas lebih dari 100 siswa-siswi lulusan program sekolah 3 tahun, dan 4 tahun. Dihadiri langsung unsur dari Dinas Pertanian dan Perkebunan Provinsi NTB, serta yang terkait lainnya. Kepala Sekolah SMK PP Mataram, Sugiarta, S.Pi., M.Pd., M.Si mengatakan, banyak di antara para lulusan ini membuka usaha sendiri. Membuka klinik hewan sendiri, menjadi inseminator dan usaha lainnya. Sebagian kecil melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

Baca Artikel Lainnya … 

Inspiratif, Thohir Yasin Gratiskan Pendidikan Ratusan Santri dari Hasil Kemandirian Ekonomi Ponpes

 

“Para lulusan ini ada yang langsung bekerja, sebanyak 70 persen terserap dunia kerja. 15 persen yang kuliah, sisanya buka usaha sendiri. Tidak ada yang menganggur, itu kelebihan sekolah empat tahun, siap bekerja,” ujarnya. Para siswa siswi yang mengikuti program belajar 3 dan 4 tahun ini melaksanakan Praktek Kerja Lapangan (PKL) atau magang di dunia usaha dan dunia industri (DUDI) hingga sembilan bulan.

Bekal bekerja lapangan itulah yang mengasah kemampuan  untuk terjun ke dunia kerja. Setelah selesai belajar di lapangan, lalu dilakukan uji kompetensi. Sampai dinyatakan layak diberikan sertifikat kompetensi. Setelah lulus, para lulusan ini bisa diserap langsung oleh perusahaan tempatnya PKL, atau perusahaan lain yang sesuai dengan kompetensi yang dimiliki.

Berbekal sertifikat kompetensi, menurutnya mudah bagi para lulusan mendapatkan pekerjaan, bahkan di perusahaan-perusahaan besar di dalam dan luar negeri. “Yang luar biasa, kami dapatkan anak-anak ini selain sudah punya usaha sendiri juga,  ada yang berangkat di Jepang,” jelasnya. Meskipun saat ini baru dua lulusan yang sudah berangkat bekerja diterima di perusahaan di Jepang. Menyusul 10 lulusan lainnya dalam masa persiapan untuk bekerja ke Jepang.

“Dari sekolah yang rekrut, oleh perusahaan dilakukan tes, dinyatakan memenuhi syarat, tinggal training dan berangkat. Sepuluh yang akan menyusul bekerja ke Jepang ini biaya training dan semuanya ditanggung oleh sekolah, karena dapat bantuan dari SMK Pusat Keunggulan. Program belajar empat tahun ini membuat keahlian dan etos kerja yang tinggi, ini program belajar 4 tahun,” demikian Sugiarta.

Tahun 2024 ini, SMK PP Negeri Mataram meluluskan sebanyak 115 siswa siswi dari program belajar  3 dan 4 tahun. Diantaranya 29 lulusan dari kompetensi keahlian Pemuliaan dan Pembenihan Tanaman, Kesehatan dan Reproduksi Hewan program belajar 4 tahun.

Sisanya dari program belajar 3 tahun dari kompetensi keahlian Agribisnis Tanaman Pangan & Hortikultura. Agribisnis Tanaman Perkebunan. Agribisnis Ternak Ruminansia. Agribisnis Ternak Unggas. Agribisnis Perikanan Air Tawar. dan Agribisnis Pengolahan Hasil Perikanan. (bul)