Jelang Usul Rekomendasi, Demokrat KLU Pertemukan Bakal Calon

0

Tanjung (Suara NTB) – Satgas Pilkada Partai Demokrat Kabupaten Lombok Utara mengumpulkan para bakal calon yang lulus administrasi di Kantor DPC di Tanjung, Senin, 13 Mei 2024. Empat dari lima bakal calon (seluruhnya KLU 1) hadir menghadiri undangan Demokrat. Mereka adalah, Danny Karter Febrianto Ridawan, ST., M.Eng., Kusmalahadi Syamsuri, ST., Hj. Aryani yang mewakili Dr. H. Najmul Akhyar, serta Ilyas Husein, S.Sos., SH.

Para bakal calon diterima oleh Satgas Pilkada, antara lain, Zarkasi Haq selaku Ketua DPC, Ardianto, SH., – Caleg terpilih, serta sejumlah pengurus DPC Partai Demokrat Lombok Utara.

Pada kesempatan tersebut, DPC Partai Demokrat menjelaskan kepada seluruh bakal calon Bupati yang mendaftar di PD KLU, bahwa alur tahapan pendaftaran sudah melewati tahap seleksi. Hasilnya, dari 7 pendaftar, sebanyak 5 bakal calon yang lulus administrasi. Hanya 1 orang bakal calon yang tidak hadir memenuhi undangan, yaitu Dr. Muchson Muhtar Efendi.

“Kesempatan ini kami mempertemukan bakal calon Bupati. Satgas Pilkada Partai Demokrat Lomboo Utara menyampaikan hasil kerja Satgas DPC selama tahap persiapan, penjaringan, pendaftaran hingga verifikasi dan validasi berkas persyaratan yang diatur oleh Partai,” terang Zarkasi.

Kepada para bakal calon Bupati, Zarkasi menerangkan bahwa tahapan selanjutnya adalah validasi dokumen oleh DPD, untuk selanjutnya dilakukan seleksi figur bakal calon yang akan diusulkan untuk memperoleh rekomendasi dari DPP melalui DPD.

Namun demikian, para bakal calon Bupati masih harus melewati satu tahapan lagi, yaitu penjaringan melalui lembaga survei yang ditunjuk oleh DPP Demokrat. Dalam hal ini lembaga survei yang digunakan adalah LS Indikator.

“Penjaringan lembaga survei ini adalah syarat wajib, dimana Partai memberi ruang seleksi bagi para calon. Setelah survei dilakukan, maka para calon akan diusulkan ke DPP dengan mempertimbangkan elektabilitas. Setelah itu, Calon yang mendapat rekomendasi akan diberikan surat tugas untuk membangun komunikasi dan koalisi dengan calon wakil maupun Parpol,” terangnya.

Zarkasi menegaskan, hasil survei Indikator nanti akan menjadi acuan usulan ke DPP. Namun demikian, Zarkasi belum dapat berspekulasi kepada bakal calon Bupati yang mana rekomendasi usulan ke DPP akan diberikan.

Sementara, bakal calon Bupati, Kusmalahadi Syamsuri, mengungkapkan tahapan awal pendaftaran dari Satgas Pilkada Demokrat telah disampaikan kepada bakal calon. Setelah proses ini, para bakal calon masih akan menunggu panggilan yang sifatnya untuk memvalidasi berkas ke DPD Demokrat NTB.

“Kita yakin seluruh bakal calon punya optimisme yang sama untuk mendapat rekomendasi. Tetapi lobi, rekom ke siapa, kita serahkan mekanisme sepenuhnya ke Partai. Yang jelas ikhtiar tetap kita lakukan,” ujar Kus.

Hal senada dikatakan Ilyas Husein. Politisi PKS ini memenuhi undangan DPC Demokrat KLU terkait lulusnya para bakal calon dalam proses seleksi administrasi. Menapaki tahap selanjutnya, pihaknya akan mempersiapkan diri dalam rangka survei.

Ia memandang terdapat satu hal positif dari undangan Demokrat ini. Dimana ia bisa bertemu dan bersilaturahmi dengan pengurus DPC Demokrat maupun antar bakal calon.

“Dark syarat yang ditentukan oleh Partai, kita sudah ajukan lengkap. Tentu ini menjadi satu pemicu semangat kami untuk terus bergerak untuk proses tahapan Pilkada di Lombok Utara,” ujarnya.

Melihat dinamika saat ini, Ilyas berharap Demokrat KLU dapat memberi dukungan SK Partai untuk bisa tampil di Pilkada mendatang. Pasalnya dalam beberapa komunikasi, dirinya dengan beberapa politisi memiliki cara pandang yang sama dalam membangun KLU. (ari)