Sejumlah Stakeholder BPJS Ketenagakerjaan di NTB Mendapat Penghargaan Paritrana Award 2024

0

Mataram (Suara NTB)-Sejumlah stakeholder Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan di Provinsi NTB mendapatkan penghargaan Paritrana Award 2024.

Pengharagaan diserahkan oleh Pj. Sekda NTB, Ibnu Salim, bersama Kepala Kantor Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Bali Nusa Tenggara Papua (BANUSPA) Kuncoro Budi Winarno, Kepala BPJS Ketanagakerjaan Kantor Cabang NTB, Boby Foriawan, Rabu (8/5/2024) di Hotel Lombok Raya.

Stakeholder yang mendapat penghargaan Paritrana Award 2024 ini untuk masing-masing kategori diantaranya,

  • Ketegori Pemerintah Provinsi : Pemprov NTB.
  • Kategori Pemerintah/Kabupaten/Kota : Kabupaten Lombok Tengah
  • Kategori Badan Usaha Sektor Keuangan : Bank NTB Syariah
  • Kategori Badan Usaha Sektor Perdagangan dan Jasa : Alfamart Branch Lombok
  • Kategori Badan Usaha Sektor Pertambangan, Manufaktur dan Konstruksi : PT. AMNT
  • Kategori Badan Usaha Sektor Pertanian, Peternakan, Perkebunan dan Perikanan : Autore Pearl Culture
  • Kategori Badan Usaha Sektor Pendidikan : Universita Mataram
  • Kategori Pemerintah Desa/Kelurahan : Kelurahan Abiantubuh Baru
  • Kategori Usaha Kecil Mikro : Lombok NTB Pearl.

Kepala BPJS Ketanagakerjaan Kantor Cabang NTB, Bobby Foriawan menyampaikan penghargaan Paritrana Award merupakan ajang tahunan yang dilaksanakan oleh BPJS Ketenagakerjaan untuk memberikan apresiasi kepada pemerintah daerah dan pelaku usaha yang memikili komitmen serta dukungan terhadap pelaksanaan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan.

Rangkaian pelaksanaan Paritrana Award di Provinsi NTB telah dilaksanakan dari Januari 2024 yang diawali dengan pembentukan Tim Panitia dan Sekretariat Penilai Paritrana Award Tahun 2024 yang tediri dari unsur pemerintah daerah, internal BPJS Ketenagakerjaan, unsur ahli Jaminan Sosial, unsur pekerja dan pengusaha, kemudian dilanjutkan dengan penilaian administratif dan diakhiri dengan wawancara.

Perhelatan Paritrana Award Tahun 2024 menurutnya merupakan ajang apresiasi Jaminan Sosial Ketenagakerjaan atas pelaksanaan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan periode Januari Desember 2023.
Panitia dan Sekretariat Penilai Penghargaan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Provinsi NTB menurutnya telah melakukan penilaian secara profesional dan independent terhadap seluruh kandidat pemenang paritrana Award tahun 2024 yang dimana setiap kategori memiliki kriteria penilaian tersendiri.

Kriteria pemenang untuk kategori Pemerintah Daerah maupun perusahaan dinilai dari tiga kategori yaitu Komitmen Kepatuhan, Inovasi (CSR dan program sejahterakan pekerja sekitar) dan Wawancara. Sementara untuk kategori Usah Kecil Mikro dinilai dari Kepatuhan dan Kesadaran Perlindungan Jaminan Sosial Perusahaan.

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Bali Nusa Tenggara Papua (BANUSPA) Kuncoro Budi Winarno menyampaikan, tenaga kerja aktif yang dilindungi progam BPJS Ketenagekarjaan di Provinsi NTB sampai dengan periode 30 April 2024 sebesar 545,546 orang yang terdiri dari 417,487 pekerja formal (PU, Jakon dan PMI) dan 128,059 pekerja informal (BPU).

Berdasarkan data BPS Provinsi NTB. Jumlah Pekerja sebanyak 1.864.450 dimana coverage kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan di Provinsi NTB sebesar 29.26% dengan 54.46% coverage pekerja formal dan 11.66% coverage di pekerja informal.

Pembayaran manfaat BPJS Ketenagakerjaan di Provinsi NTB periode sampai dengan April tahun 2024 sebanyak 8,166 klaim dengan manfaat Rp 115,6 miliar lebih dan penerima manfaat beasiswa sebanyak 153 dengan total manfaat Rp 771,5 juta.

Pj. Sekda NTB, Ibnu Salim juga menyampaikan apresiasi kepada BPJS Ketenagakerjaan yang telah menyiapkan perlindungan sosial kepada masyarakat melalui berbagai program.

“Karena itu, kita mendorong coverage perlindungan sosial dari BPJS Ketanagakerjaan di NTB diperluas. Karena dengan terlindungi BPJS Ketenagakerjaan, masyarakat NTB bisa terhindar dari risiko kemiskinan ekstrem jika terjadi sesuatu dan lain hal,” tutup Ibnu.(bul)