Panaskan Mesin Parpol, PKS Mantap Usung Ummi Hajjah Nurul Maju di Pilkada Lobar

0

Giri Menang (Suara NTB) – Menyongsong Pilkada serentak tahun 2024, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mantap mengusung kandidat Hj Nurul Adha yang juga ketua PKS Lobar. Menyusul kandidat yang diusung PKS mengerucut ke satu nama, yakni Ummi Hajjah Nurul yang kini menjabat Wakil Ketua DPRD Lobar.

Untuk memantapkan upaya memenangkan Kandidat yang diusung, PKS Lobar melakukan konsolidasi struktur, kader, dan segenap CAD pada pemilu yang lalu. Penguatan dan konsolidasi ini juga akan digalakkan ke setiap struktur sampai dengan ranting (desa). Ditemui di sela-sela acara, Sekretaris DPD PKS Lobar Akhyar Rosidi, S.Sos.I., menyampaikan, bahwa acara ini adalah rangkaian persiapan menyambut Pilkada 2024 yang sebentar lagi digelar.

“Acara ini adalah rangkaian persiapan menyongsong Pilkada 2024, kita ingin memastikan mesin partai dari unsur struktur, kader dan simpatisan siap digerakkan untuk pemenangan calon yang akan diusung PKS pada Pilkada 2024,” kata Akhyar.

Dikonfirmasi mengenai keputusan PKS memerintahkan Ummi Nurul Adha Maju di Pilkada Lobar, Akhyar menjelaskan, keputusan itu didasarkan pada hasil rapat pleno Dewan Pimpinan Tingkat Daerah (DPTD) PKS Lobar yang digelar pada hari Rabu, 08 Mei 2024.

“DPTD telah memutuskan untuk mengusung Ummi Nurul Adha sebagai calon Bupati atau wakil bupati Lombok Barat di Pilkada November mendatang,” kata Akhyar Rosyidi.

Pihaknya selaku Desk Pilkada PKS Lobar menyambut baik keputusan DPTD tersebut. Oleh karena itu pihaknya terus melakukan serangkaian proses internal dan komunikasi dengan DPW bahwa sesuai amanat Rakerda, pihaknya siap mengusung calon dari internal kader PKS untuk bertarung pada Pilkada Lobar 2024.

Sebelumnya, kata dia, ada dua nama kader yang mengerucut untuk didorong PKS. Namun pihak PKS telah memutuskan dari satu nama tersebut, Hj Nurul Adha yang diusung oleh PKS. Menurutnya nama Umi Nurul, sapaan Nurul Adha, sudah lama diisebut oleh DPW PKS dan sudah dipersiapkan diusung di Pilkada Lobar 2024. Beberapa pertimbangannya, Hj. Nurul Adha punya kapasitas, kredibilitas, dan terpenting juga punya responsibilitas dari masyarakat. Sehingga Umi Nurul terpilih menjadi anggota DPRD tiga periode dan menjabat Wakil Ketua DPRD. “Artinya popularitas dan elektabilitas beliau sangat dikenal di kabupaten Lobar,” tegasnya.

Di samping itu, Umi Nurul didukung oleh keluarga dan banyak tokoh yang juga mendukung serta memperjuangkan. Kemudian, alasan kedua, Umi Nurul saat ini menjadi ketua DPD PKS Lobar. Umi Nurul berhasil memimpin PKS Lobar dan mempertahankan kursi DPRD dengan tambahan suara cukup besar. Dari sisi kepemimpinan sudah teruji, begitu pula popularitas tak diragukan. Didukung juga oleh prestasinya, masuk 9 tokoh perempuan berpengaruh di NTB.

“Sehingga insyaallah banyak kandidat yang mau maju di Pilkada yang melirik beliau jadi pasangan,” ujarnya.

Karena itulah, jajaran DPD hingga bawah pun maksimal atau all out memenangkan pasangan yang nantinya didukung oleh PKS. Apalagi itu kader PKS sendiri. Soal membuka pendaftaran kandidat Cakada bagi non-Kader, sejauh ini PKS belum melakukan itu. Sebab pihaknya masih fokus pada kader partai untuk diperjuangkan diusung pada Pilkada.

Lebih lanjut ia menyatakan bahwa apakah PKS akan mengambil posisi Bupati atau Wakil Bupati, tentu tergantung hasil survey dan komunikasi dengan partai koalisi yang akan bekerjasama dengan PKS. “Apakah Bupati/Wakil Bupati tentu nanti berproses dengan komunikasi dengan partai koalisi, karena kan semua partai tidak ada yg bisa mengajukan paslon sendiri, harus kerjasama/koalisi untuk memenuhi syarat minimal korsi di DPRD,” pungkasnya. (her)