Gelar ’’Spiritual Camp’’, Ikhtiar SMKN 7 Mataram Bentuk Siswa Berkarakter, Religius dan Berakhlak

0

Mataram (Suara NTB) – Sebagai lembaga pendidikan yang berkomitmen untuk menjaga akhlak dan moral peserta didiknya SMKN 7 Mataram menelurkan program-program yang berbasis keagamaan. Dalam hal ini, Rohani Islam (Rohis) SMKN 7 Mataram mengadakan kegiatan spiritual camp.

Kepala SMKN 7 Mataram Drs. Artawa, M.M., menjelaskan, kegiatan spiritual camp ini merujuk pada suatu kebutuhan dasar peserta didik untuk mengembangkan karakter rohaniyah yang telah dimiliki untuk diseimbangkan dengan kebutuhan jasmaniyah. Menurutnya, kegiatan ini memiliki arti yang sangat bagi seluruh peserta didik, karena sekolah itu bukan semata-mata mendidik untuk menjadi pintar atau cerdas saja.

‘’Tapi yang lebih penting lagi adalah memiliki kepribadian yang tangguh dalam menjaga moral dan akhlak, karena dengan menjaga moral dan akhlak itu maka setiap insan akan dapat memberi kedamaian dan kemanfaatan bukan hanya bagi  dirinya sendiri. Namun yang lebih utama adalah kemanfaatan bagi orang lain,’’ ujarnya dalam keterangannya pada Suara NTB, Selasa, 7 Mei 2024.

Di samping itu, ujarnya, kegiatan semacam ini adalah benteng untuk melindungi diri dari gempuran budaya yang kurang baik yang bisa didapatkan lewat teknologi maupun perilaku hidup di sekeliling. Untuk itu, pihaknya sangat mengapresiasi kegiatan yang diadakan oleh Ekskul Rohis SMKN 7 mataram.

Selain itu, kegiatan spiritual camp yang diadakan di Madani  Super Camp Lembah Sempaga Desa Sedau Kecamatan Narmada, dipilih agar peserta spiritual camp fokus pada kegiatan tersebut, sehingga setelah berakhirnya kegiatan ini memiliki kemandirian dalam melaksanakan ibadah.

Pembina Rohis SMKN 7 Mataram Muharoyanti  Sukma, S.Pd.I, M.Sc., menjelaskan kegiatan spiritual camp ini diadakan selama 3 hari 2 malam mulai dari tanggal 6 sampai dengan 8 Mei 2024. Kegiatan ini diikuti seluruh siswa kelas X SMKN 7 Mataram yang berjumlah 320 siswa yang terbagi menjadi 2 kelompok.

‘’Kelompok yang beragama Islam lokasinya di Madani  Super Camp Lembah Sempaga Sedau dan pesertanya berjumlah 209 orang. Sedangkan yang  beragama Hindu bertempat di Pura Mayura Cakranegara,’’ terangnya.

Khusus siswa yang beragama Islam, tambahnya, kegiatan dimulai dari pukul 16.00 yakni pembukaan oleh kepala sekolah setelah itu salat berjamaah, ceramah dan malamnya diisi dengan Salat Tahajud. Pada pagi hari sampai sore hari diisi dengan Kajian Keislaman serta pemberian motivasi. Dalam kajian keislaman ini, pihaknya mengundang pemateri dari Ponpes Hikmatussyarif Salut Narmada. (ham)