Terkena Serangan Burung, Pesawat Citilink Rute Lombok-Denpasar Putar Balik

0

Praya (Suara NTB) – Insiden serangan burung atau bird strike sempat membuat pesawat maskapai Citilink harus melakukan pendaratan ulang di Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid (BIZAM), Senin, 6 Mei 2024. Beruntung, pesawat tidak mengalami kerusakan berarti, sehingga bisa dinyatakan layak terbang kembali.

Pada akhirnya pesawat rute Lombok-Denpasar tersebut berhasil mendarat di Bandara Internasional Ngurai Rai, Denpasar Bali dengan selamat. Setelah terbang kembali dari BIZAM. “Pesawat sempat mengalami RTB (return to base) atau kembali ke bandara asal,” ungkap Stakeholder Relation Manager PT. Angkasa Pura (AP) I Lombok International Airport (LIA), Arif Hariyanto, kepada Suara NTB.

Ia menunturkan, insiden tersebut berlangsung sekitar pukul 16.00 Wita. Saat itu pesawat Citilink dengan nomor penerbangan QG1673 jenis Airbus A320 dengan kode registrasi PK-GQG rute Lombok tujuan Denpasar take off dari BIZAM. Awalnya semua berjalan normal. Pesawat bisa take off dengan mulus.

Namun saat mencapai ketinggian 6.500 feet, pesawat yang membawa penumpang sebanyak 152 orang tersebut mendapat serangan burung (bird strike). Mengetahui kejadian itu, pilot kemudian menghubungi petugas ATC BIZAM untuk meminta RTB. Setelah itu pesawat lantas berputar balik. “Kejadian pada saat (masih berstatus) take off run,” terangnya.

Tepat sekitar pukul 16.46 Wita pesawat udara tersebut akhirnya berhasil mendarat kembali di BIZAM. Seluruh kru dan penumpang pesawat juga dinyatakan selamat. Sesuai prosedur yang ada, petugas kemudian melakukan pemeriksaan terhadap kondisi mesin pesawat setelah kejadian tersebut.

Sekitar satu jam pemeriksaan dilakukan akhirnya dinyatakan pesawat tidak mengalami kerusakan. Sehingga dinyatakan layak terbang.

“Setelah dilakukan pemeriksaan oleh petugas dan dinyatakan tidak ada masalah serta dapat beroperasi normal, pesawat Citilink QG1673 tersebut selanjutnya lepas landas dari BIZAM pukul 17.57 Wita dan mendarat di Bandara Internasional Ngurai Rai Bali pukul 18.26 Wita dengan selamat,” tandas Arif. (kir)