Penerimaan CPNS dan PPPK, BKN Ingatkan Masyarakat Jangan Tergiur Janji Calo

0

Mataram (Suara NTB) – Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Haryomo Dwi Putranto menegaskan jika pemerintah akan melakukan perekrutan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan Pegawai Pemeirntah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Perekrutan CPNS dan PPPK tahun 2024 ini lebih fokus dalam pelaksanaan pembangunan dan didukung Aparatur Sipil Negara (ASN) yang melek terhadap teknologi.

‘’Kita menginginkan semua proses bisnis yang dilakukan menggunakan teknologi informasi, sehingga bisa dilakukan secara fix and efisien serta mampu melayani masyarakat dengan sebaik-baiknya,’’ ujarnya saat ditemui usai melakukan peletakan batu pertama Pembangunan Kantor Unik Pelaksana Teknis (UPT) BKN Mataram di Jalan Majapahit, Mataram, Senin, 6 Mei 2024 . Hadir juga Penjabat Sekda NTB Ibnu Salim, S.H., M.Si., dan pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lainnya.

Menurutnya, rekrutmen CPNS dilakukan tiga tahap. Tahapan pertama dilakukan pertengahan Mei dan lebih khusus pada seleksi sekolah kedinasan. Setelah itu dilanjutkan pada seleksi CPNS dan tahapan ketiga, yakni khusus pada PPPK.

‘’Harapannya segera dilakukan, sehingga tidak molor hingga tahun 2025. Yang pasti kami mengimbau kepada masyarakat untuk tidak percaya kalau ada pihak-pihak yang menggunakan uang, misalnya bisa diangkat sebagai CPNS,’’ tegasnya.

Dalam melakukan seleksi bagi calon sekolah kedinasan, CPNS hingga PPPK, Haryomo menegaskan, pihaknya menghindari adanya permainan uang. Apalagi seleksi yang dilakukan menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT) dan diangkat berdasarkan nilai terbanyak saat seleksi. Dalam hal ini, siapapun tidak mengintervensi penerimaan CPNS dan PPPK, karena nilai peserta akan kelihatan langsung.

‘’Itu betul-betul dihindari, karena banyak sekali mereka dirugikan sudah mengeluarkan biaya banyak tapi tidak bisa diangkat. Kenapa demikian? Karena seleksinya dilakukan menggunakan CAT dilaksanakan secara sistem dan tidak ada intervensi lagi, jadi jangan percaya kalau ada pihak yang menawarkan bisa lolos dengan meminta uang,’’ ujarnya kembali mengingatkan.

Mengenai seleksi, tambahnya, formatnya tidak jauh beda dengan sebelumnya. Hanya saja sekarang ini, penerimaan CPNS di pemerintah pusat akan ditempatkan di Ibu Kota Nusantara (IKN). Sementara untuk instansi daerah akan ditempatkan di daerahnya masing-masing. ‘’Sehingga mereka yang melamar di instansi pusat harus siap dipindahkan ke IKN,’’ tegasnya.

Sementara Penjabat Sekda NTB Ibnu Salim, menegaskan, Pemprov NTB siap melakukan seleksi penerimaan CPNS dan PPPK tahun 2024. Untuk Pemprov NTB, mengusulkan penerimaan CPNS dan PPPK sebanyak 500 formasi. Dari formasi yang diusulkan ini, terdiri dari tenaga guru, tenaga kesehatan dan tenaga teknis. (ham)