Muscab Persagi, Bupati Minta Kuatkan Sinergi Bangun Sektor Kesehatan

0

Tanjung (Suara NTB) – Bupati Lombok Utara H. Djohan Sjamsu, SH., meminta semua pihak untuk bersinergi dengan pemerintah dalam membangun semua sektor, termasuk kesehatan. Keberadaan asosiasi Persatuan Ahli Gizi (Persagi) Kabupaten Lombok Utara juga dipandang memiliki peran strategis dalam mendukung peningkatan kualitas kesehatan masyarakat.

Hal itu disampaikan Bupati saat menghadiri Musyawarah Cabang Persatuan Ahli Gizi (Persagi) KLU di aula Kantor Bupati, Sabtu, 4 Mei 2024. Untuk diketahui, pada Muscab kali ini akan dilakukan pemilihan Ketua dan Pengurus Persagi KLU periode 2024-2029. Di KLU sendiri, asosiasi Persagi memiliki 76 orang anggota. Rinciannya, 17 orang berstatus PNS, 23 berstatus tenaga kontrak BLUD dan PPPK, dan selebihnya bekerja di swasta dan masih belum bekerja.

Baca Artikel Lainnya …

Petani di Lombok Merasakan Manfaat Hadirnya Bulog Saat Panen Raya

 

Bupati Djohan menyampaikan Muscab dilakukan dalam rangka menentukan pengurus ke depan, selain itu juga Muscab sebagai momentum refleksi pelaksanaan program sebelumnya serta mendapatkan gagasan perencanaan program selanjutnya.

“Saya ucapkan selamat bermusyawarah kepada pengurus PERSAGI KLU, semoga pengurus terpilih dapat berkolaborasi dengan Pemda dalam mengatasi beberapa persoalan berkaitan dengan kesehatan khususnya gizi,”ucapnya.

Beberapa persoalan yang masih dihadapi oleh KLU seperti stunting dimana stunting di KLU pada awal tahun 2024 sebanyak 16,17 persen selain itu juga masalah angka kematian bayi dan ibu melahirkan.

“Semoga dengan adanya Organisasi Profesi di KLU khususnya Persagi dapat berkolaborasi dengan Pemda dalam membangun daerah melalui profesi yang ditekuni,” harapnya.

Lombok Utara masih menjadi salah satu daerah tertinggal dan termiskin di Nusa Tenggara Barat tentunya menjadi semangat kita bersama segala pihak untuk berkolaborasi membangun daerah agar lebih maju dan bersaing dengan daerah lain khususnya di NTB.

Sementara Ketua DPC PERSAGI KLU, Luh Gede Lakshmiwati, SKM, M.A.P menuturkan bahwa

Pelaksanaan Musyawarah Cabang (MUSCAB) yang kedua dilakukan dimana agenda utama yakni pemilihan pengurus untuk periode 2024-2029.

“Harapannya bahwa nanti ketua serta pengurus yang terpilih yakni dari golongan milenial mampu membawa PERSAGI KLU menjadi lebih maju dan menjadi organisasi yang anggotanya diperhitungkan dalam pembangunan dan kesehatan di KLU,” ujarnya.

PERSAGI merupakan salah satu organisasi profesi tenaga Kesehatan dari 9 jenis profesi tenaga Kesehatan yang ada di indonesia yang diisi oleh ahli gizi yang bekerja baik di instansi pemerintahan maupun swasta.

Masih kata Luh Gede yang juga Ketua UPTD PPA ini, permasalahan kesehatan yang sedang menjadi trending topik yaitu permasalahan Stunting serta permasalahan gizi serta lainya, tentunya dalam mengatasi persoalan tersebut dibutuhkan tenaga profesi gizi sebagai garda terdepan yang mampu bekerja bekerja dengan baik.

“Kami di Organisasi Persagi siap untuk bekerja dimana saja, terbukti para lulusan Gizi sudah mengisi beberapa pos-pos penting di Pemda KLU,” tuturnya.

“Harapan kami para ahli gizi yang saat ini mengabdi dapat diangkat menjadi ASN baik PNS maupun PPPK mengingat para ahli gizi ini masa pengabdian ada yang diatas 10 tahun,” tandas Laksmiwati. (ari)