LPB Disiapkan Maju NTB 1, Farin-Dayah Diduetkan Gerindra Bertarung di Pilkada Lobar

0

Giri Menang (Suara NTB) – Partai Gerindra menyiapkan kader terbaiknya untuk untuk turut ambil bagian dalam pesta demokrasi Pilkada tersebut, seperti nama Ketua DPW Partai Gerindra NTB H. Lalu Pathul Bahri (LBP) yang akan didukung untuk maju menjadi Calon Gubernur (Cagub) NTB.

Selain di Pilkada NTB, Pilkada Lobar pun nampaknya akan menjadi panggung dua kader terbaik Gerindra.

Baca Artikel Lainnya …

Impor Beras dari Vietnam dan Thailand Distop Masuk NTB

 

Dua kader terbaik yang disiapkan yakni Sekretaris DPW Partai Gerindra NTB, Nauvar Furqani Farinduan (Meton Farin) yang saat ini menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD NTB akan diduetkan dengan Ketua DPC Partai Gerindra Lobar Hj. Nurhidayah yang saat ini menjabat sebagai Ketua DPRD Lobar.

Sebagai bentuk kesiapan, bertempat di Kantor DPC Gerindra Lobar di Gerung, jajaran DPC Partai Gerindra Lobar pun menggelar deklarasi dukungan terhadap LBP untuk maju sebagai Cagub NTB.

”Kegiatan tadi adalah deklarasi mendukung LPB maju menjadi Cagub NTB dan siap memenangkannya pada kontestasi Pilkada serentak November mendatang,” kata Ketua DPC Partrai Gerindra Lobar, Hj. Nurhidayah, Jumat, 3 Mei 2024. Deklarasi tersebut, lanjut Nurhidayah juga dijadikan ajang sosialisasi dengan menyampaikan ke seluruh Kader, bahwa Partai Gerindra merupakan Partai Komando. Sehingga, seluruh kader harus tunduk dan patuh pada perintah Partai..

”Jadi tidak ada alasan kita untuk ’mbalelo’, Gerindra ini Partai Komando, jadi kita harus tunduk dan patuh terhadap perintah Partai (DPP),” tegasnya. Lalu bagaimana dengan Pilkada Lobar ? salah satu tokoh wanita berpengaruh di Lobar itu menyampaikan bahwa DPP Partai Gerindra sudah jauh-jauh hari menepatkan bahwa paket Farin-Nurhidayah sudah menjadi keputusan DPP. ”Demkian juga dengan pilkada Lobar, keputusan pasangan FARIN – NURHIDAYAH itu keputusan yang telah di tetapkan oleh DPP dari jauh-jauh hari,” jelasnya.

Dikonfirmasi terkait banyaknya kabar terkait Farin dan dirinya yang mencoba dipinang bakal calon lain, Nurhidayah dengan santai menjawab bahwa jika ada komunikasi penjajakan dengan atau dari calon lain, itu merupakan hal yang biasa dalam politik.”Tentunya kita pandang itu sebagai sesuatu yang positif. Artinya, kader Gerindra ini diinginkan oleh banyak calon,” jawabnya lugas.Seperti diketahui, Partai Gerindra pada pileg lalu hanya mendapat 4 kursi, atau turun satu kursi jika dibanding hasil Pileg tahun 2019.

Artinya, untuk mengusung pasangan calon, maka Partai Gerindra membutuhkan mitra koalisi dengan partai lain untuk mencukupi 9 kursi sebagai syarat minimal. (Her)