Dua Mantan Bupati Lobar Bertemu di Halal Bihalal Keluarga Besar Meton Farin

0

Giri Menang (Suara NTB) – Silaturahmi dan halal bihalal digelar oleh keluarga besar mantan Bupati Lombok Barat (Lobar) Dr. H.Zaini Arony, M.Pd., dan Wakil Ketua DPRD Provinsi NTB Nauvar F Farindun di kediamannya di Bale Beleq Desa Dasan Tapen Kecamatan Gerung, Minggu, 5 Mei 2024.

Dalam acara halal bihalal ini, hadir mantan Bupati Lobar H. Fauzan Khalid yang juga Ketua Dewan Pakar DPW Partai Nasdem NTB bersama istri Hj. Khairatun dan Tarmizi, Ketua DPD Partai Nasdem Lobar. Dari Partai Gerindra hadir Ketua DPC Partai Gerindra Lobar Hj. Nurhidayah, bersama para anggota DPRD Lobar dari Partai Gerindra. Selain itu juga ada beberapa ketua partai, diantaranya Ketua DPD Nasdem Kota Mataram, Ketua PAN Lobar H. Adnan, Ketua Partai Demokrat Lobar Zain Darmat

Dalam momen halal bihalal ini, Zaini Arony juga mengundang para kepala desa (kades) dan mantan kades di Lobar, para ketua dan mantan BPD, kepala dusun (kadus) dan mantan kadus. Dalam halal Bihalal ini,sempat ada isu menyeruak bahwa halal bihalal itu sekaligus sebagai ajang pengumuman sosok yang akan mendampingi Farin pada Pilkada mendatang, namun isu tersebut langsung dibantah H. Zaini Arony.

”Saya ingin tidak ada suatu mata rantai putus dalam silaturahmi. Memang, sekarang tahun politik, dan terkait kehadiran Bapak H. Fauzan Khalid dan Hj. Khaeratun serta Hj. Nurhidayah, terserah persepsinya bagaimana. Namun ini murni halal bihalal,” tegasnya.

Hal senada disampaikan Nauvar Furqony Farinduan atau yang biasa dipanggil Meton Farin. Menurut dia, halal bihalal yang digelar keluarga besar Zaini Arony niatnya adalah keinginan besar untuk menyelenggarakan dan bertemu dengan keluarga besar di Lobar seperti kalangan kades, kadus, BPD, PKK Desa, kaling serta mantan kades.

“Memang Bapak itu (Zaini Arony) setelah keluar dari “pondok”, ingin sekali melaksanakan halal bihalal. Karena sebelum lebaran Topat saya pergi umrah, jadi baru bisa kita laksanakan sekarang,” jelasnya.

Mengenai anggapan bahwa hahal bihalal yang dihadiri tokoh-tokoh penting di Lobar, Farin pun tidak mempermasalahkan adanya anggapan itu. Yang jelas menurut dia, Nawaitu dari halal bihalal yang dilaksanakannya adalah silahturahmi. “Boleh (Disebut pemanasan jelang Pilkada), itu tafsir teman-teman, namun nawaitu-nya silaturahmi. Semua kita undang, termasuk ketua-Ketua partai,” imbuhnya. (her)