Dr. TGKH. Lalu Gede Muhammad Zainuddin Atsani

0

MAULANA Syaikh Dr. TGKH. Lalu Gede Muhammad Zainuddin Atsani kembali terpilih menjadi Ketua Umum Pengurus Besar (PB) Nahdlatul Wathan (NW). Hal ini sesuai dengan hasil Muktamar XV yang dirangkai langsung dengan Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) NW yang digelar khusus di Balikpapan, Gerbang Ibu Kota Negara (IKN) Kalimantan Timur, tanggal 3-5 Mei 2024.

Suasana Muktamar XV NW di Balikpapan IKN Kalimantan Timur .(Suara NTB/ist)

TGKH Lalu Gede Zainuddin Atsani mengatakan, penyelenggaraan Muktamar dan Mukernas di Gerbang IKN ini merupakan salah satu pengejawantahan spiritualisme pendiri Nahdlatul Wathan, Maulana Syaikh TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid, tentang Nusantara. Salah satu organisasi terbesar di Nusantara ini memfokuskan gerakannya pada pendidikan, sosial dan dakwah.

Kegiatan Muktamar XV ini secara khusus digelar di Gerbang IKN karena NW mendukung penuh program pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Disampaikan Zainuddin Atsani, saat Presiden Joko Widodo mengumumkan ibu kota baru dengan nama Nusantara, maka hal ini dinilai sejalan dengan visi dan misi NW. Intinya sama-sama untuk memajukan bangsa, ucap penerus perjuangan sang pendiri NW ini menegaskan.

NW berkomitmen mendukung pemerintah. Program-program pembangunan yang dicanangkan Presiden Jokowi diyakini untuk kebaikan bagi bangsa dan negara. Menurut TGKH Atsani, yang perlu ditingkatkan adalah pembangunan di bidang pendidikan. NW sendiri menjadikan pendidikan sebagai gerakan utama karena lewat pendidikan inilah dapat memperbaiki kehidupan bangsa.

Dikatakan, pembangunan pendidikan harus setara antara desa dengan kota. Memajukan pendidikan jangan hanya di perkotaan. Masyarakat di desa juga berhak mendapat pendidikan yang berkualitas seperti halnya masyarakat kota. Pendidikan yang merupakan aspek paling penting dalam membangun masyarakat.

Mantan Penasehat Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran ini juga mendukung program-program strategis yang dicanangkan Presiden dan Wakil Presiden terpilih pada Pemilu 14 Pebruari 2024 tersebut. Ketum PB NW ini mengatakan terus menjalin komunikasi yang baik dengan calon pemimpin yang akan menjadi pembuka Kantor IKN Kalimantan Timur tersebut.

Muktamar XV tahun ini dihadiri sekittar 350 peserta dari seluruh Indonesia. Yakni, seluruh unsur Pengurus Besar, Ketua Badan Otonom, Ketua Lembaga-lembaga beserta seluruh Ketua Pengurus Wilayah se-Indonesia. Ketua Pengurus Daerah dan seluruh Ketua Pengurus Cabang. Sebagai rangkaian dari kegiatan Muktamar dan Rakernas, Ketum PB NW ini juga akan melakukan peletakan batu pertama pembangunan Kantor Pengurus Besar Nahdlatul Wathan di IKN.

Oleh NW ini, IKN turut akan dijadikan tempat membangun kantor pusat. Sebagai organisasi yang besar dengan keanggotaan tersebar di seluruh negeri hingga luar negeri, PB NW memerlukan kantor yang representatif di IKN. Saat ini, sudah ada 38 Pengurus Wilayah (PW) se Indonesia dan lima Perwakilan Nahdlatul Wathan Luar Negeri. NW juga memiliki 2.300 sekolah dan madrasah yang tersebar di seluruh Indonesia. Jumlah jamaah NW sudah lebih dari 5 juta orang.

Ketua Panitia Muktamar XV Prof. Dr. H. Agil Al Idrus, M.Si menyampaikan, NW sudah lama didirikan oleh TGKH Zainuddin Abdul Madjid. Pelaksanaan muktamar merupakan ajang silaturahmi tertinggi orgranisasi. Melalui Muktamar, selain menetapkan ketua baru juga menetapkan garis besar haluan ogranisasi sebagai pedoman melaksanakan roda organisasi secara sistemik dan berkelanjutan.

Muktamar NW digelar di IKN kali pertama digelar di luar Provinsi NTB. Muktamar digelar dengan mengangkat Tema, Organisasi NW dengan Iman Dan Takwa Siap Menjunjung Tinggi Moralitas Beragama Sebagai Modal Membangun Karakter Bangsa. (rus/*)