10 Tahun Berturut-turut, KSB Berhasil Pertahankan Predikat WTP

0

PEMERINTAH Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) berhasil mendapat predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2023 dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI. Pencapaian ini spesial bagi KSB dan terkhusus bagi Bupati, H. W. Musyafirin karena merupakan kali ke-10 secara berturut-turut sejak tahun 2014 lalu.

Kepastian KSB mendapat predikat WTP untuk ke 10 kalinya itu diterima langsung oleh Bupati, H. W. Musyafirin dari BPK RI Perwakilan Provinsi NTB pada Jumat pekan lalu. Dalam acara penyerahan dokumen hasil pemeriksaan LKPD KSB Tahun 2023 itu, BPK RI Perwakilan NTB sekaligus mengumumkan KSB kembali dinyatakan mendapat opini terbaik tersebut.

Bupati H. W. Musyafirin dan Wakil Ketua DPRD KSB, H. Abidin Nasar dan sejumlah jajaran Pemda KSB foto bersama kepala PBK RI Perwakilan NTB, Ade Iwan Ruswana. (Suara NTB/prokopim ksb).

Kepala Perwakilan BPK RI Provinsi NTB, Ade Iwan Ruswana menyampaikan rasa bahagia dan apresiasinya terhadap kabupaten yang telah menyerahkan laporannya lebih awal. “ Saya cukup berbahagia dan saya mengapresiasi Kabupaten Sumbawa Barat dan Dompu yang bisa menyerahkan lebih awal laporannya,’’ katanya dalam sambutannya di acara penyerahan hasil pemeriksaan LKPD KSB tahun 2023.

Ade menyebut, pemeriksaan LKPD KSB tahun 2023 dilaksanakan pihaknya selama Bulan Ramadhan dan dapat diselesaikan sebelum Lebaran lalu. “Jadi untuk KSB sebenarnya sudah kita review sebelum Lebaran, tapi acara penyerahan hasilnya baru kita gelar sekarang,’’ ujarnya.

Dari hasil review tersebut, Ade mengajak LKPD KSB dari tahun ke tahun terus mengalami perbaikan yang signifikan. Dan di LKPD tahun 2023 ini didapati temuan semakin minim terutama yang bersifat finansial. “Tindak lanjut yang dilakukan oleh KSB melalui Inspketorat Daerah cukup tinggi yaitu berada pada angka 92 persen,’’ jelasnya.

Ke depan Ade berharap, Pemda KSB dan seluruh kabupaten/kota di NTB dapat mempertahankan capaian opini WTP-nya. Caranya dengan menjalankan pelaksanaan pemerintahan sesuai aturan yang berlaku terutama pada tata kelola keuangannya.

Wakil Ketua DPRD KSB, H. Abidin Nasar yang turut hadir menerima hasil pemeriksaan LKPD itu. Dalam sambutannya mewakili DPRD sekaligus Pemda KSB menyampaikan terima kasih kepada BPK RI yang telah secara profesional melakukan pemeriksaan sekaligus memberikan bimbingan bagi pemerintah daerah dalam menata keuangannya.

“Dalam kesempatan ini saya mewakili DPRD memberikan apresiasi yang tinggi kepada Pak Bupati Sumbawa Barat yang telah melaksanaan penyelenggaraan keuangan daerah dengan cara yang benar. Sehingga alhamdulillah, proses pengelolaan keuangan daerah kita kembali mendapat predikat WTP selama 10 tahun berturut-turut,” katanya.

Sebagai mitra stategis pemerintah yang diatur oleh undang-undang, Abidin mengatakan, DPRD KSB selama ini telah banyak memberikan saran kepada pemerintah daerah melalui Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD). Dimana hal yang ditekankan oleh DPRD yakni untuk terus menjalankan tata kelola keuangan sesuai aturan yang berlaku.

“Alhamdulillah saran kami telah dilaksanakan dengan baik. Karenanya kami mengucapkan terima kasih juga kepada Pak Sekda selaku Ketua TAPD karena telah melaksanakan pekerjaannya dengan baik dan benar,” tutup Abidin.

Terpisah Bupati KSB, H. W. Musyafirin mengatakan pencapaian WTP ke-10 merupakan hasil kerja keras seluruh elemen pemerintah terutama Aparatur Sipil Negara (ASN) di tiap OPD. ‘’Saya berterima kasih kepada seluruh ASN yang bekerja siang dan malam menjalankan tata kelola keuangan berikut pelaporannya,’’ katanya.

Ke depan sambung Bupati KSB dua periode ini, tantangan tata kelola keuangan pemerintah akan semakin kompleks. Karenanya, ia berharap kepada seluruh ASN agar terus meningkatkan kompetensi diri menyangkut tata kelola keuangan agar KSB bisa tetap mempertahankan pencapaian WTP pada tahun-tahun berikutnya.

‘’Intinya motivasinya bukan untuk meraih WTP. Tapi bagaimana bahwa anggaran yang kita (pemerintah) kelola benar-benar tepat sasaran dan tepat guna bagi masyarakat namun di sisi lain juga harus kita jaga terus supaya sesuai aturan,” imbuh Bupati.(bug/*)